Kriminalitas Kalteng

Berkas Kasus Dugaan Korupsi Mantan Bupati Katingan H Ahmad Yantenglie Dilimpahkan Ke Kejaksaan

Setelah selesai (P21) melalui pemberkasan di penyidik Ditreskrimsus Polda Kalteng terkait dugaan kasus korupsi yang dilakukan Mantan Bupati Katingan

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Setelah selesai (P21) melalui pemberkasan di penyidik Ditreskrimsus Polda Kalteng terkait dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh Mantan Bupati Katingan, H Ahmad Yantenglie, Senin (28/1/2019) kasusnya diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Kalteng.

Mantan Bupati Katingan, H Ahmad Yantenglie, terbelit kasus hukum melakukan tindak pidana korupsi uang kas daerah hingga Rp100 miliar, saat dia menjabat sebagai Bupati Katingan, hingga merugikan negara mencapai Rp100 miliar rupiah.

Berkas perkara Yantenglie, selesai dipenyidikan polisi sehingga kasusnya dilimpahkan ke kejaksaan untuk dilakukan penuntutan dalam menghadapi persidangan tindak pidana korupsi yang diberkirakan akan di gelar dalam waktu dekat di Palangkaraya.

Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Rikwanto, mengatakan, kasus Yantenglie, sudah selesai dilakukan oleh penyidik kepolisian,sehingga kasusnya atau proses hukumnya dilanjutkan untuk penuntutan di kejaksaan tinggi."Makanya tersangka dan barang bukti diserahkan ke Kejaksaan untuk proses lebih lanjut," ujarnya.

Baca: BREAKING NEWS - Dua Bocah Kakak Adik di Banjarbaru Ini Tewas Tersambar Petir Saat Bawa Ponsel

Baca: Kakak Adik di Banjarbaru Tewas Tersambar Petir, Terungkap Satu Anak Lagi Kondisinya Kritis

Baca: Sebelum Tewas Tersambar Petir, Kakak Adik Ini Simpan Ponsel Dalam Kantong Celana

Sementara itu, Direktur Kriminal Khusus Polda Kalteng, Kombes Pol Adex Yudisman, mengatakan, berkas perkara Yantenglie, sudah selesai atau P21, sehingga dilimpahkan ke kejaksaan untuk pemberkasan penuntutan, sehingga proses hukum saat ini dilakukan pihak kejaksaan.

"Berkasnya sudah selesai, kami masih melakukan penyidikan terhadap tersangka Teguh Handoko Mantan Kepala KAS Pondok Pinang Jakarta Selatan., untuk barang bukti, yang disita berupa uang tunai Rp949.520.700 hasil korupsi dana kas daerah diserahkan ke pihak kejaksaan untuk proses hukum selanjutnya, " ujarnya.

Yantenglie, digiring polisi ke Kejaksaan Tinggi Kalteng bersama Tekli, Mantan Bendahara KAS Daerah Pemkab Katingan, tangan keduanya diborgol dan saat itu keduanya menggunakan rompi orange, saat pelimpahan berkasnya dari Polda Kalteng ke pihak kejakaan tinggi Kalimantan Tengah. Dia tidak mengeluarkan tanggapan apapun saat ditanya wartawan terkait kasus yang membelitnya tersebut.(banjarmasinpost.co.id /Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved