Berita Kabupaten Banjar

Dua Pelaku Dibekuk, Polsek Mataramam Terus Kembangkan Kasus Pencurian Emas Senilai Rp 85 Juta

Kedua warga Desa VI Takuti RT 7 Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar itu ditangkap pada Jumat (25/1) sekitar pukul 11.00 wita di Desa Baru.

Dua Pelaku Dibekuk, Polsek Mataramam Terus Kembangkan Kasus Pencurian Emas Senilai Rp 85 Juta
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Kapolsek Mataraman, AKP Rissan menggiring tersangka pelaku pencurian yang merugikan korbannya Rp 80 jutaan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Walau Marjiansyah (29) dan Akhmad Sani (21) sudah berhasil ditangkap, tidak membuat Polsek Mataraman berpuas diri, justru terus mengembangkan kasusnya.

Kedua warga Desa VI Takuti RT 7 Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar itu ditangkap pada Jumat (25/1) sekitar pukul 11.00 wita di Desa Baru Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar.

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Mataraman, AKP Rissan S mengatakan, kedua petani itu tersangka melakukan pencurian pada Kamis (24/1) sekitar pukul 15.00 wita. Beraksi di rumah Masrawan di Desa Baru RT 1 Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar.

“Korban melaporkan kehilangan dan langsung kami bergerak di lapangan mengungkap kasus 362 KUHP ini. Korban merupakan petani, kerugian yang dialaminya Rp 82.500.000,” katanya, Senin (28/1).

Rissan menjelaskan, kejadian berawal pada saat pelapor, Masrawan sedang berada diluar rumah dan isteri pelapor sedang pergi ke pasar untuk berbelanja, sedangkan yang berada dalam rumah dan menjaga warung adalah anak pelapor.

Baca: Muncul Petisi Hapus Acara P3H Setelah Billy Syahputra dan Pengacara Kriss Hatta Adu Jotos

Baca: Perbedaan 2 Anak Ahmad Dhani, Dul Jaelani & Al Ghazali dalam Ucapkan Selamat Ultah ke Maia Estianty

Pada saat istri pelapor pulang dari pasar dan memeriksa perhiasan emas yang disimpan di atas lemari, ternyata sudah tidak mendapati perhiasannya tersebut.

Adapun perhiasan emas yang hilang adalah satu buah kalung emas seberat 50 gram dan dua gelang emas masing masing dengan berat 50 gram.

Nilai kerugian tersebut pelapor mengalami kerugian Rp 82.500.000,00 dan selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Matraman untuk proses hukum selanjutnya.

“Mereka berdua beraksi dengan cara satu orang yang mengambil masuk dan satu orang di luar, setelah mencuri mereka langsung pergi arah Banjarmasin. Saat kami tangkap, keduanya sempat melakukan perlawanan namun bisa kami atasi,” jelasnya.

Saat keduanya beraksi, anak korban sedang berada di rumah yang tidak mengenal pelaku. Berdasarkan penuturan pelaku Marjiansyah dan Akhmad Sani, terpaksa mencuri karena ingin membayar hutang.

Rissan menambahkan, rumah korban juga merupakan warung. Pihaknya jadi bisa menangkap pelaku karena sebelumnya ada empat orang yang ke warung itu, dua orang diantaranya hilang yang merupakan warga disana mengatakan bahwa mereka tidak ada mengambil.

“Darisitulah muncul kecurigaan kepada dua orang pengunjung warung lainnya. Terus kami kembangkan apakah ada tersangka lainnya yang terlibat,” tambahnya.(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved