B Focus Urban Life

Dulu Pajak Walet Pernah Mencapai Rp 1 Miliar, Sekarang Hanya Segini Dewan pun Ikut Bertindak

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Bambang Yanto, menyatakan saat ini Pemko dan DRPD sedang giat-giatnya menaikkan pendapatan asli daerah (PAD)

Dulu Pajak Walet Pernah Mencapai Rp 1 Miliar, Sekarang Hanya Segini Dewan pun Ikut Bertindak
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Senin (28/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Bambang Yanto, menyatakan saat ini Pemko dan DRPD sedang giat-giatnya menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) baik dari pajak maupun retribusi.

Sejumlah sektor seperti parkir, tempat hiburan malam hingga walet masih perlu digenjok perolehan pajaknya agar PAD bisa lebih maksimal.

“Dulu setahu saya pajak walet di Kota Banjarmasin pernah mencapai Rp 1 miliar. Entah kenapa justru sekarang perolehan pajak walet cuma Rp 160 juta per tahun dari target Rp 300 juta per tahun,” kata Bambang, Minggu (27/1/19).

Baca: Bukan Sekadar Liburan, Maia Estianty dan Irwan Mussry Ternyata Lakukan Ini di Meksiko

Baca: Protes Keras Nufransa pada Prabowo yang Menyebut Kemenkeu Sebagai Menteri Pencetak Utang

Baca: Daftar Pengorbanan Bripda Puput Agar Menikah dengan Ahok alias BTP, Tak Hanya Mundur dari Polisi

Baca: Ustadz Abdul Somad Posting tentang Syarat Jadi Imam Sholat, Sindiran untuk Jokowi dan Prabowo?

Dijelaskannya, dalam waktu dekat dewan dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin akan mencoba berdialog dengan para petani atau pengusaha walet terkait usaha mereka.

“Kita akan berdialog dengan para pengusaha walet, apa kendala yang dihadapi selama ini terkait usaha walet dan soal pembayaran pajaknya,” katanya.

Menurut Bambang, kalau ada kendala terkait pembayaran pajak baik dari sisi cara memungut, cara membayar dan dll, dewan dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin berusaha mencarikan solusinya.

“Kita akan carikan solusinya, bagaimana usaha walet berkembang dan para pengusahanya tetap patuh membayar pajak,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved