B Focus Urban Life

“Selama ini Pemko Hanya Pasrah Diberi Seikhlasnya Pajak dari Pengusaha Walet”

Ditambahkannya, panen walet secara umum biasanya dilakukan empat bulan sekali atau tiga kali dalam setahun.

“Selama ini Pemko Hanya Pasrah Diberi Seikhlasnya Pajak dari Pengusaha Walet”
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Senin (28/1/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ditambahkannya, panen walet secara umum biasanya dilakukan empat bulan sekali atau tiga kali dalam setahun.

Nah, ini saat panen perlu diupayakan bagaimana Pemko itu bisa menagih pajak walet secara maksimal.

“Saya yakin kalau komunikasi petugas penagih dan pengusaha walet baik, maka pajak walet yang didapat akan lebih banyak lagi,” katanya.

Dewan, sambung Bambang, juga akan mendengar langsung dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin apa kendala dari penagihan pajak walet sehingga pada 2018 silam realiasinya pajaknya tak mencapai target.

Baca: Bukan Sekadar Liburan, Maia Estianty dan Irwan Mussry Ternyata Lakukan Ini di Meksiko

Baca: Protes Keras Nufransa pada Prabowo yang Menyebut Kemenkeu Sebagai Menteri Pencetak Utang

Baca: Daftar Pengorbanan Bripda Puput Agar Menikah dengan Ahok alias BTP, Tak Hanya Mundur dari Polisi

Baca: Ustadz Abdul Somad Posting tentang Syarat Jadi Imam Sholat, Sindiran untuk Jokowi dan Prabowo?

Baca: Kekayaan Asisten Hotman Paris Hutapea Terungkap Saat Dikorek Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Ditambahkannya, kalau ada fasilitas yang kurang dalam penagihan pajak walet, tentu dewan akan membantu mencarikan solusi lewat APBD perubahan.

Apakah petugas penagihnya terbatas atau bagaimana.

“Selama ini Pemko hanya pasrah diberi seikhlasnya pajak dari pengusaha walet,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved