Berita Kalteng

Terancam Hukuman Penjara Paling Singkat Empat Tahun

MANTAN Bupati Katingan, H Amhmad Yantenglie dipersangkakan melakukan tindakan korupsi yakni melanggar undang-undang Pasal 2 ayat 1 Undang-undang RI

Terancam Hukuman Penjara Paling Singkat Empat Tahun
tribunkalteng.co/fathurahman
Tekli dengan nomor rompi orange 04, terbelit kasus korupsi, pemberkasan selesai di polisi, kemudian berlanjut di kejaksaan tinggi Kalteng untuk proses penuntutan sebelum masuk pengadilan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - MANTAN Bupati Katingan, H Amhmad Yantenglie dipersangkakan melakukan tindakan korupsi yakni melanggar undang-undang Pasal 2 ayat 1 Undang-undang RI No 31/1999 ditambahkan UU RI No 20/2001,perubahan UU RI 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor.

"Ancamannya yakni, pidana seumur hidup, atau paling singkat 4 tahun kurungan, paling lama 20 tahun kurungan dan denda paling sedikit Rp200 juta paling banyak Rp1 miliar, " ujar Kompol Devy Firmansyah, Plt Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Kalteng.

Yantengli, diduga melakukan beberapa pelanggaran hukum untuk menggelapkan uang negara tersebut diantaranya, tidak melakukan perencanaan kas yang memadai dalam menyusun nota pertimbangan atas penempatan dana APBD sebesar Rp 100 miliar ke BTN Kantor Kas Pondok Pinang, Jakarta.

Selain itu, Yantenglie, mengabaikan persyaratan yang diatur persyaratan yang diatur yang diatur dalam Perbup Katingan Nomor 20 tahun 2014 tentang penempatan uang pemerintah daerah pada Bank Umum.

Baca: Yantenglie Segera Hadapi Persidangan Kasus Korupsi, Mulai Hari ini Kasusnya Ditangani Kejati

Baca: Lima Daftar Obat Darah Tinggi yang Ditarik BPOM dari Peredaran karena Mengandung ini

Baca: Sule Mendadak Pingsan dan Bikin Panik Andre Taulany di Lokasi Syuting, Sule: Innalillah

Baca: Anak Gading Marten dan Gisella Anastasia, Gempita Tak Mau Temui Raffi Ahmad, Ternyata Ini Alasannya

Baca: Seputar Kromosom Booster, Perawatan Kulit Orangtua Ayu Ting Ting yang Habiskan Rp 50 Juta

Yantenglie juga melakukan tindakan melanggar hukum, dengan membuka rekening bank yang tidak sesuai dengan tujuan awal pemkab katingan untuk rekening deposito.

Selain itu juga dia melakukan penarikan dan pemindahan pembukuan kasda pemkab katingan yang dimaksudkan sebagai bunga deposito atas perintah Yantenglie.

Melakukan penarikan dan pemindahanpembukuan dana APBD Katingan sebesar Rp 5 M diserahkan kepada Eddy J Wibowo, kuasa hukumnya tanpa proses di DPRD Katingan, atas perintah Yantenglie untuk pembayaran jasa penagihan dana APBD Katingan yang hilang tanpa melalui mekanisme APBD.

banjarmasinpost.co.id /faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved