Advertorial Adaro

Ajarkan Generasi Muda Mencari Solusi, PT Adaro Umumkan Pemenang Lomba I Solution Festival 2018

Tim dari SMKN 1 Tanjung bersorak senang saat diumumkan kelompok mereka menjadi pemenang dalam program I Solution Festival 2019 oleh PT Adaro Indonesia

Ajarkan Generasi Muda Mencari Solusi, PT Adaro Umumkan Pemenang Lomba I Solution Festival 2018
PT Adaro Indonesia
Pengumuman pemenang I Solution Festival 2019 PT Adaro Indonesia dihadiri oleh Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani, Dartama selaku External Relation Devision Head PT Adaro Indonesia dan, para pelajar dan pihak terkait. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Tim dari SMKN 1 Tanjung bersorak senang saat diumumkan bahwa kelompok mereka menjadi pemenang dalam program I Solution Festival yang digelar oleh PT Adaro Indonesia.

Pembacaan pemenang ini dilaksanakan di Gedung Informasi Tanjung yang juga dihadiri oleh Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani, Rizky Dartaman selaku External Relation Devision Head PT Adaro Indonesia beserta jajaran, pelajar dan pihak terkait lainnya.

Pemenang lomba yang beranggotakan Normila Sari, Siti Nafisah dan M Ihya Rifandi menjadi pemenang setelah ikut melombakan proposal yang mengangkat tema "Sampah SMKN 1 Tanjung menyapa Indonesia".

Normila mengatakan timnya melihat sampah kertas di sekolah memang cukup banyak, selama ini memang sudah dikelola dalam bank sampah namun untuk lebih meningkatkan kegunaannya mereka berinisiatif untuk menggunakannya sebagai hasil kerajinan.

"Nantinya sampah akan digunakan sebagai kalender atu tempat tisu yang mengangkat potensi Kabupaten Tabalong, selain memanfaatkan limbah kami juga ingin lebih memperkenalkan budaya dan hasil alam yang menjadi keunikan atau ciri khas dari Tabalong," ujarnya.

Terpisah Rizki Dartaman selaku External Relation Devision Head PT Adaro Indonesia mengatakan kegiatan ini menjadi salahsatu trobosan untuk mengajarkan kepada generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan sekitar, melihat permasalahan yang ada dan mencoba mencari jalan keluarnya.

"Permasalahan yang ada bukan untuk dihindari namun dihadapi dan dicarikan solusi, semangat ini yang ingin kami tanamkan kepada generasi muda dalam kegiatan I Solution Festival 2018," ujarnya.

I Solution Festival 2018 diikuti oleh 16 proposal yang diajukan, dari seluruhnya kemudian dinilai oleh dewan juri dan menyisakan lima proposal. Kelima proposal ini diminta untuk mempresentasikan solusi yang ditawarkan. Bersama dengan beberapa pihak perusahaan yang rencananya akan membantu dalam merealisasikan solusi yang ditawarkan tersebut.

Kegiatan ini tidak berhenti sampai sini, para peserta juga akan mendapatkan pembelajaran lanjutan dalam program school of improvement and innovation.

"Ke depan diharapkan sekolah yang telah mengikuti program ini bisa menjadi model bagi sekolah lain, tidak menutup kemungkinan nantinya akan kami perluas dengan melibatkan masyarakat seperti petani untuk melihat masalah disekitar dan mencari solusinya," ungkapnya.

Panitia penyelenggara Firman Yusi dalam sambutannya mengatakan kegiatan yang dilakukan oleh para generasi muda dilihat memang sederhana namun dapat membawa perubahan besar.

"Kegiatan ini juga sejalan dengan pembangunan Kabupaten Tabalong yang tengah berupaya menjadi Smart City, kegiatan ini menyiapkan para generasi muda yang smart dan kreatif bukan hanya berkembang dibidang teknologi namun juga mampu berinovasi," ujarnya. (*/Aol)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved