Berita Kabupaten Banjar

Terserempet Sepeda Motor Saat Menyeberang di Pemajatan Gambut, Kakek Gafuri Meninggal Dunia

Gapuri mengalami luka pada kaki kiri patah tertutup, keluar darah dari telinga kiri selanjutnya dibawa ke Puskesmas Gambut dan meninggal dunia.

Terserempet Sepeda Motor Saat Menyeberang di Pemajatan Gambut, Kakek Gafuri Meninggal Dunia
HO/Unit Lakasatlantas Polres Banjar
Anggota Satlantas Polres Banjar melayat korban terserempet Yamaha Vixion. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Sebuah Sepeda motor Yamaha Vixion DA 3358 QD yang dikendarai oleh Abdul Khair datang dari arah Sungaitabuk menuju arah Gambut menabrak seorang pejalan kaki, Gapuri (85) yang sedang menyeberang dari kiri ke kanan jalan, Selasa (29/1) sekitar pukul 09.00 Wita.

Akibatnya, Gapuri mengalami luka pada kaki kiri patah tertutup, keluar darah dari telinga kiri selanjutnya dibawa ke Puskesmas Gambut dan meninggal dunia dalam perawatan.

Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Indra Agung Perdana Putra melalui Kanit Laka, Ipda Marjuki mengatakan, korban bernama Gapuri merupakan warga Jalan Pemajatan RT 7 RW 3 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar. Sedangkan pengendara Yamaha Vixion merupakan warga Desa Sungaipinang Baru RT 01 Kecamatan Sungaitabuk Kabupaten Banjar.

“Pengendara sepeda motor itu yang juga sebagai karyawan swasta, mengalami luka pada bahu kiri dan kanan patah. Lokasi kejadiannya di Jalan Pemajatan Kelurahan Gambut RT 7 Kabulaten Banjar,” katanya.

Baca: Dikeluhkan Warga, Aspal Tambalan Jalan Bekas Galian Pipa PDAM Intan Banjar Bergelombang

Hasil keterangan yang didapatnya, pengendara sepeda motor Yamaha Vixion DA 3358 QD yang terlibat sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas dalam keadaan normal, sehat dan pejalan kaki yang terlibat kecelakaan dalam keadaan normal, sehat.

“Abdul Khair ini mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan antara 40 sampai 50 kilometer per jam, dan pada saat jalan sedikit menikung, terserempet korban,” imbuhnya.

Pasal yang dilanggar
Pasal 310 ayat 4 UU RI No 22 Tahun 2009 Tentang LLAJ. Karena pengendara sedang dalam pengobatan karena patah bahu sehingga sementara waktu belum dilakukan penahanan.

“Setelah selesai berobat pijat kampung karena bahunya patah tentu nantinya akan kami proses,” tambah Marjuki. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved