Berita HSS

Wisatawan Meningkat, Abdurahim Berharap Ada Praktik Pelatihan Sapta Pesona di Kawasan Loksado HSS

Untuk wisatawan asing, biasanya membawa pemandu wisata dari Banjarmasin. Meski demikian, mereka tetap minta pendampingan guide warga setempat.

Wisatawan Meningkat, Abdurahim Berharap Ada Praktik Pelatihan Sapta Pesona di Kawasan Loksado HSS
HO/Disporapar HSS
Joki Bamboo Rafting (rakit bambu) saat membawa penumpang di Loksado, HSS. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN -  Ketua Umum Komunitas Muda Sadar Wisata Pesona Meratus, Abdurrahim Suryanegara mengakui, tiga tahun terakhir tingkat kunjungan wisatawan ke kawasan Loksado, Hulu Sungai Selatan meningkat.

Menurutnya, tiap akhir pekat selalu saja ada rombongan baik dari luar daerah maupun lokal. Demikian pula wisatawan asing, hampir tiap bulan ada yang berkunjung.

“Kalau wisatawan asing, kebanyakan dari Eropa. Jarang dari Amerika. Selain mencoba bambu rafting, mereka juga suka masuk hutan, dan menunggu moment Aruh Adat, yaitu Aruh Ganal,” kata Ahim kepada Banjarmasinpost.co.id, Selasa (29/1/2018). Wisawatan datang dengan mobil pribadi, bus pariwisata serta sepeda motor.

Untuk wisatawan asing, jelas Ahim biasanya membawa pemandu wisata dari Banjarmasin. Meski demikian, mereka tetap minta pendampingan guide warga setempat.

Dijelaskan, selain Rafting dan wisata budaya, banyak wisatawan datang ke loksado karena udaranya yang masih sejuk dan segar serta masyarakatnya yang ramah.

Baca: Ahmad Dhani Ternyata Miliki Kasus Lain di Surabaya, Ayah Dul Jaelani Bakal Dipindah Dari Cipinang?

Baca: Kebencian Ibu Irish Bella pada Ammar Zoni Terungkap, Sampai Tak Mau Jumpa Mantan Ranty Maria Itu

Baca: Live beIN Sports 2! Cara Nonton Live Streaming Arsenal vs Cardiff City Liga Inggris Pekan 24

Juga makin bertambahnya penginapan serta makin bervariasinya jenis makanan yang dijual pemilik warung di sekitar objek wisata. Bahkan, kini tersedia warung mei rebus di tengah–tengah rute bambu raftig di tepatnya, di Tumingki yang merupakan jalur rafting wisatawan.   

“Untuk objek wisata lainnya, seperti air terjun Haratai, dan Kolam pemandian air panas Tanuhi, juga jadi favorif wisatawan,”katanya.

Ahim berharap, meningkatnya jumlah kunjungan dibarengi dengan pembinaan sumber daya manusianya, seperti petugas pelayan penginapan, joki , pemilik warung agar lebih memahami lagi sapta pesona.

“Saya sendiri sering mendampingi tamu, jadi menerima banyak masukan juga dari mereka. Terutama untuk pelayanan-pelayanan tadi, ada beberapa yang belum memahami sapta pesona> menurut saya, perlu pelatihan terkait hal tersebut diserta prakteknya,”kata Abdurrahim. (banjarmasinpost.co.id/hanani)  

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved