Berita Kalteng

Kronologi Petani Gumas Ditemukan Tewas Mengapung di Pinggiran Sungai Kulat Kabupaten Gunung Mas

Kronologi Petani Gumas Ditemukan Tewas Mengapung di Pinggiran Sungai Kulat Kabupaten Gunung Mas

Kronologi Petani Gumas Ditemukan Tewas Mengapung di Pinggiran Sungai Kulat Kabupaten Gunung Mas
Dok Humas Polda Kalteng untuk BPost Group
Korban Subkhi sesaat setelah jenazahnya ditemukan mengapung di pinggiran sungai Kulat Kelurahan Kampuri, Kabupaten Gunungmas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALA KURUN - Kronologi Petani Gumas Ditemukan Tewas Mengapung di Pinggiran Sungai Kulat Kabupaten Gunung Mas

Warga yang bermukim di Sungai Kulat,  Kelurahan Kampuri, Kecamatan Mihingraya, Kabupaten Gunungsas, Kalimantan Tengah di gegerkan penemuan sesosok jenazah yang diketahui bernama Subhki.

Pria berambut pirang yang diperkirakan berumur 29 tahun asal Desa Sumber Sari RT 006 RW.001, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ini ditemukan dalam keadaan tewas mengapung di Sungai Kulat Kelurahan Kampuri, Kecamatan Mihingraya, Kabupaten Gunungmas (Gumas), Selasa (29/01/2019) sore.

Informasi yang terhimpun menyebutkan, sebelum ditemukan mengapung di sungai korban bersama rekaannya, sehari sebelum kejadian, Senin, dia pergi untuk bekerja diladang tempat mereka bekerja sehari-hari untuk menanam tanaman sebagai penghasilan untuk kebutuhan hidup.

Penuturan, rekan korban, menjelang sore setelah bekerja di ladang, semua kembali kepondok untuk istirahat. Ditengah perjalanan Subhki merasa lelah dan mempersilahkan rekannya untuk pulang ke pondok terlebih dahulu dan dia memilih istiharat sejenak disekitar sungai.

Baca: Geger Temuan Mayat Perempuan Hamil Besar di Pinggir Aliran Sungai Tabalong, Ini Penjelasan Polisi

Baca: 5 Fakta Ribuan Tabloid Indonesia Barokah Disita Bawaslu Kalsel, Kantor Pos & Bakal Disebar di Masjid

Baca: Dukungan Ifan Seventeen pada Mulan Jameela dan Ahmad Dhani Setelah Ayah Al El Dul Itu Dipenjara

Baca: Hilda Vitria Unggah Foto Kareena Kapoor, Kekasih Billy Syahputra Malah Semprot Netizen Karena Ini

Tak berapa lama kemudian rekan korban yang telah menunggu lama merasa gelisah karena ditunggu, Subkhi tidak kunjung muncul, sehingga mereka berinisiatif mendatangi korban dilokasi awal mereka berpisah."Ya, benar, pengakuan rekannya, korban sempat di cari," ujar Kapolsek Sepang AKP Christian MT Siregar, Rabu (30/1/2019).

Upaya pencarian dilakukan hingga tengah malam , namun tidak membuahkan hasil, sehingga akhirnya pencarian dihentikan. Esok harinya rekan korban dibantu sejumlah petugas Polsek Sepang dan warga sekitar memulai pencarian kembali dilokasi tersebut hingga menyisir di Sungai.

Saat melakukan pencarian di sungai itulah,  korban ditemukan sudah tidak bernyawa mengapung di sungai Kulat. "Tidak ditemukan tanda kekerasan ditubuhnya sehingga jenazah korban langsung diserahkan kepada kelurganya untuk dimakamkan," ujar Kapolsek. 

(banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved