Berita Batola

Operasi Pasar di Batola, Agen Salurkan Gas Subsidi Sebanyak 19 Ribu Tabung

SELAMA operasi pasar elpiji subsidi 3 kg mulai 23 sampai 25 Januari 2018 silam, ternyata ada sekitar 19.0490 tabung yang telah didistribusikan

Operasi Pasar di Batola, Agen Salurkan Gas Subsidi Sebanyak 19 Ribu Tabung
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Kabid Perdagangan, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batola, Surono 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - SELAMA operasi pasar elpiji subsidi 3 kg mulai 23 sampai 25 Januari 2018 silam, ternyata ada sekitar 19.0490 tabung yang telah didistribusikan di sejumlah kecamatan di Kabupaten Batola.

Dalam setiap operasi pasar, tabung elpiji subsidi langsung ludes dibeli warga miskin.

“Iya selama tiga hari operasi pasar, ada 19 ribu lebih tabung yang telah disalurkan ke masyarakat,” Kabid Perdagangan, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batola, Surono, Rabu (30/1/19).

Menurut Surono, operasi pasar elpiji itu dilakukan sekitar empat agen elpiji di Batola di puluhan desa di Kabupaten Batola, yakni PT Sumber Kuin Alalak Raya, PT Migasindo Putra Kusama Tahat, PT Putri Berkat Abadi dan PT Rizky Farizy.

Baca: Daftar 7 Poin Surat Imbauan Disdik Banjarmasin agar Waspadai Penculikan Anak

Baca: Kondisi Terkini Ahmad Dhani Saat di Penjara, Cek Curhat Mulan Jameela dan Komentar Maia Estianty

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Imlek 2019 Jelang Tahun Baru China 2570 dalam Bahasa Mandarin dan Indonesia

Baca: Sindiran Pedas Ayu Ting Ting pada Billy Syahputra Soal Adu Jotos dengan Pengacara Kriss Hatta

Baca: Alasan Aneh Istri Sule Tak Mau Balikan, Ayah Rizky Febian Ini Bikin Atta Halilintar Kecewa

Camat Marabahan, Eko Purnomo Sakti, menjelaskan elpiji subsidi di kecamatan setempat cukup mahal harganya, yakni mencapai Rp35 ribu per tabung.

Selain itu, warga juga mengeluhkan gas melon tersebut sering hilang di pasaran sehingga warga bingung mencari gas untuk warga miskin tersebut.

“Iya itulah kondisinya. Kita berterimakasih kepada Pertamina juga Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batola yang telah mengusahakan operasi pasar elpiji sunsidi. Diharapkan, operasi pasar elpiji bisa dilakukan lebih sering,” kata Eko.

Eko juga melihat terkadang pembeli elpiji subsidi pada operasi pasar itu tetangga kampung lainnya sehingga warga kampung yang disasar operasi pasar malah tidak kebagian.

“Ini menjadi evaluasi kita bagaimana operasi pasar itu sasarannnya adalah warga setempat, bukan warga kampung lainnya,” tegas Eko.

(Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved