Berita Kotabaru

Satpolair Polres Kotabaru, Berikan Penyuluhan Kepada Warga Langadai Kelumpang, Ini Tujuannya

Kegiatan penyuluhan kepada masyarakat pesisir pantai bertempat di Balai Pertemuan Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir.

Satpolair Polres Kotabaru, Berikan Penyuluhan Kepada Warga Langadai Kelumpang, Ini Tujuannya
HO/Humas Satpolair Polres Kotabaru
Kegiatan penyuluhan jajaran Polres Kotabaru kepada masyarakat pesisir pantai bertempat di Balai Pertemuan Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Jajaran Satpolair Polres Kotabaru melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Kegiatan penyuluhan kepada masyarakat pesisir pantai bertempat di Balai Pertemuan Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir.

Penyuluhan itu dilaksnakan dalam rangka mencegah berkembangnya organisasi radikal dan anti Pancasila sesuai Program Quick Wins Program 1 oleh Satuan Polair Polres Kotabaru.

Kegiatan itu dilaksanakan pada Selasa (29/1/19) sekitar pukul 10.00 wita. Kegiatan itu langsung dipimpin Kasatpolair yang diwakili Kanit Patroli Ipda Toto Sumaryono dam Kaur Mintu Satpolair aiptu M Rifani serta dihadiri kepala Desa Langadai, Ali Fitri dan sejumlah mahasiswa STIT Darul Ulum Kotabaru.

Baca: RESMI! Vanessa Angel Ditahan karena Kasus Prostitusi Online Artis Mulai Hari Ini, sang Ayah Pasrah

Baca: Reaksi Billy Syahputra Saat Siti Nurhaliza Komentari Wajahnya, Terkait Kriss Hatta & Hilda Vitria

Dipenyuluhan itu, Ipda Toto menyampaikan, tentang paham radikalisme dan anti Pancasila. Masyarakat juga diminta memantau situasinya bila ada yang mencurigakan bisa melaporkannya ke pihak kepolisian.

Kaur Mintu SatPolair Aiptu M Rifani juga menyampaikan pesan tentang sitkamtibmas serta bahaya narkoba dan dampaknya bagi masyarakat dan generasi muda. Msyarakat dihimbu bisa bersama-sama menjaga situasi di desanya.

Masyarakat juga diminta agar menjaga anak-anaknya dari pergaulan benas dan bahaya narkoba. Sebab, dampak yang diakibatkan sangat berbahaya dan merusak generasi penerus.

Dari kegiatan itu, juga ada diskusi dan tanya jawab antara masyarakat dan Polair. Sehingga segala sesuatunya bisa berjalan lancar dan nyaman.

"Adanya penyuluhan ini agar masyarakat tahu bahaya dan mencegah paham radikalisme. Sehingga semuanya bisa dicegah sebelum terjadi," kata Ipda Toto, Rabu (30/1/19).

Selain itu, untuk menutup acara juga ada pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu di desa terasebut. Sehingga masyarakat yang kurang mambu sedikit terbantu dan meggurangi sedikit bebannya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved