Bumi Bersujud

Tanggapi Keluhan Warga, Petugas Dishub Tanbu Tertibkan Truk Trailer

Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu menindak 2 truk trailer melintas di jalan Dharma Praja langsung dihentikan oleh petugas, Selasa (29/1/2019).

Tanggapi Keluhan Warga, Petugas Dishub Tanbu Tertibkan Truk Trailer
Dok Dishub Tanahbumbu untuk BPost Group
Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu menindak 2 truk trailer melintas di jalan Dharma Praja langsung dihentikan oleh petugas, Selasa (29/1/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu langsung bertindak tegas. Dua buah truk trailer melintas di jalan Dharma Praja langsung dihentikan oleh petugas, Selasa (29/1/2019).

Penertiban dua buah truk trailer karena melanggar peraturan lalu lintas, lantaran bermuatan melebihi kapasitas saat melintas di jalan di kawasan perkantoran Bupati Tanahbumbu.

Selain tonase melebihi kapasitas kelas jalan, menyusul kerapnya keluhan masyarakat karena kerusakan jalan disebabkan oleh kendaraan berat tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu melalui Kabid Pengendalian Lalu Lintas dan Perparkiran, Sunandar Mantu Alam, mengatakan dua buah truk bermuatan semen tersebut berasal dari Tarjun Kabupaten Kotabaru tujuan Banjarmasin.

Menurut Sunandar, pihaknya mengambil tindakan tegas, karena dua truk trailer tersebut dinilai melanggar peraturan lalu lintas. Karena bermuatan masing-masing diperkirakan mencapai 65 ton.

Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu menindak 2 truk trailer melintas di jalan Dharma Praja langsung dihentikan oleh petugas, Selasa (29/1/2019).
Dinas Perhubungan Kabupaten Tanahbumbu menindak 2 truk trailer melintas di jalan Dharma Praja langsung dihentikan oleh petugas, Selasa (29/1/2019). (Dok Dishub Tanahbumbu untuk BPost Group)

Sementara kelas jalan batas maksimum hanya 8 ton. Karenanya, masih menurut Sunandar, dianggap telah melanggar ketentuan.

"Batas maksimun untuk kendaraan yang bisa melintas di jalan ini maksimal 8 ton. Bagi yang melanggar akan kami beri sanksi penilangan,” tegasnya.

Sunandar juga mengimbau kepada pengendara terlebih kendaraan bermuatan, demi kenyamanan lalul-lintas di jalan lingkar 30, kendaraan yang memiliki kelebihan berat untuk tidak melewati jalan perkantoran. Namun bis melitas di jalan Kersik Putih.

"Menjaga keamanan lalu-lintas dan kondisi jala tidak cepat rusak, kami sudah menetapkan batas maksimum berat kendaraan yang bisa melintas di jalan Dharma Praja tersebut sejak Juli 2018 lalu," pungkas. (*/aol)

Penulis: Herliansyah
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved