Kriminalitas Banjarmasin

Anggap Sebuah Teror, Dewan Guru SMPN 6 Banjarmasin Perketat Pengamanan

Insiden pelemparan benda diduga bom molotov, kini masih menjadi buah bibir sejumlah guru di SMPN 6 Banjarmasin, Kalsel, Kamis (31/1/2019).

Anggap Sebuah Teror, Dewan Guru SMPN 6 Banjarmasin Perketat Pengamanan
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Humas SMPN 6 Banjarmasin, Drs Bakhrian Alkaf memperlihatkan bekas terbakar di dinding dan jendela sekolahan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Insiden pelemparan benda diduga bom molotov, kini masih menjadi buah bibir sejumlah guru di SMPN 6 Banjarmasin, Kalsel, Kamis (31/1/2019).

Kendati kejadian tersebut tidak sempat menyebabkan dampak fatal terhadap bangunan sekolah, namun rasa waswas masih menggelayut kepada pihak dewan guru SMPN 6 Banjarmasin.

Bagaimana tidak, pasca pelemparan botol berisikan minyak tanah dan sumbu tersebut nyaris membuat bangunan sekolah terbakar.

Sehubung itupula, Humas SMPN 6 Banjarmasin, Drs Bakhrian Alkaf pun mengaku akan merapatkan peristiwa tersebut.

Baca: Terungkap Motif Perkelahian Berdarah di KS Tubun, Pelaku Dendam Istrinya Sering Diajak ke THM

Baca: Artis FTV Saphira Indah Meninggal Dunia Saat Hamil 5 Bulan, Ayu Ting Ting Ucapkan Kata Menyentuh Ini

Baca: Becerai dari Gading Marten, Gisella Anastasia Blak-blakan Soal Derita Gempi, Rindukan Sosok Pria Ini

Terutama pembahasan yang akan diangkat terkait upaya pencegahan agar insiden pelemparan botol berisikan minyak tanah atau lainnya tidak terulang kembali.

" Karena insiden seperti ini, seolah sudah menjadi bagian teror kepada kami. Rencananya ke depan, kami akan meningkatkan pengawasan dan pengamanan di lingkungan sekolah terutama malam hari," jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved