Kriminalitas Tapin

9 Pengedar Sabu di Wilayah Kabupaten Tapin Berhasil Ditangkap, Polisi Ungkap Ancaman Sanksinya

Sembilan Pengedar Sabu di Wilayah Kabupaten Tapin Berhasil Digagalkan, Mereka Terancam Empat Tahun Penjara

9 Pengedar Sabu di Wilayah Kabupaten Tapin Berhasil Ditangkap, Polisi Ungkap Ancaman Sanksinya
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Kapolres Tapin, AKBP Bagus Suseno memperlihatkan barang bukti pengungkapan kasus narkotika jenis sabu dan 12 butir ekstasi di Mapolres Tapin, Jumat (1/2/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sembilan pelaku diduga pengedar narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Tapin berhasil digagalkan.

Dari sembilan pelaku itu, ditangkap jajaran Polsek Bungur, Polsek Tapin Selatan dan Satres Narkotika Polres Tapin, selama kurun waktu Januari 2019 ini.

Dari pengungkapan itu, barang bukti hasil tangkapan pelaku bernama Muhammad Nafus paling gede, yaitu 6,21 gram sabu dan 12 butir ekstasi logo R warna biru.

Muhammad Nafuz ditangkap polisi di Jalan houling pertambangan batu bara Km 88 Karangan Putih Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin.

Kasatres Narkotika Polres Tapin, AKP Nurhidayat mengatakan, kasus peredaran sabu sebesar 6,21 gram dan 12 butir ekstasi masih dalam pengembangan.

Baca: Penampakan Baim Wong Jadi Perempuan Gara-gara Paula, Sahabat Raffi Ahmad-Nagita Slavina Cantik?

"Pemilik asal barangnya diduga masih di wilayah Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin. Kita upayakan pengungkapan," katanya kepada sejumlah wartawan di Mapolres Tapin, Jumat (1/2/2019).

AKP Nurhidayat menjelaskan untuk domisili dari sembilan pelaku pengedar narkotika jenis sabu itu, rata-rata merupakan warga Kabupaten Tapin dan sebagian bekerja di Kabupaten Tapin.

Untuk asal barang terlarang, AKP Nurhidayat mengaku masih pengembangan dan berjanji akan menciduk kearah bandar gede pengedar sabu.

Menurutnya peredaran narkotika jenis sabu sudah merambah wilayah pelosok di Kabupaten Tapin sehingga tidak ada pemetaan wilayah rawan narkotika.

Kapolres Tapin, AKBP Bagus Suseno mengapresiasi upaya pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Tapin.

Baca: Permintaan Dul Jaelani pada Maia Estianty Usai Ahmad Dhani Ditahan, Sindiran ke Istri Irwan Mussry?

Menurut Bagus Suseno, pengungkapan kasus narkotika itu buah dari kerja kertas tim gabungan sinergis jajaran Polsek dan Satuan Reserse Narkotika Polres Tapin.

Bagus Suseno mengimbau masyarakat di Kabupaten Tapin agar menjadi polisi bagi diri sendiri.

Ia meminta masyarakat di Kabupaten Tapin agar tidak segan memberikan laporan atau informasi jika menemukan tindak pidana kepada jajaran Polres Tapin ataupun petugas Bhabinkamtibmas yang disebar di setiap desa di wilayah hukum Polres Tapin. (banjarmasinpost.co.id/mukhtarwahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved