Berita Nasional

Berlaku 1-4 Februari 2019 - Ini Peringatan Dini BMKG Soal Gelombang Tinggi di Wilayah di Indonesia

Prakiraan gelombang tinggi bisa membuat traveler mendapat pilihan yang tepat dalam memilih destinasi dan mendapatkan kenyamanan.

Berlaku 1-4 Februari 2019 - Ini Peringatan Dini BMKG Soal Gelombang Tinggi di Wilayah di Indonesia
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Nelayan Pulau Sembilan istirahat melaut karena gelombang tinggi terjadi dua hari terakhir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebelum liburan ke pantai sebaiknya traveler memperhatikan informasi gelombang tinggi di berbagai perairan di Indonesia.

Prakiraan gelombang tinggi bisa membuat traveler mendapat pilihan yang tepat dalam memilih destinasi dan mendapatkan kenyamanan.

Ombak pantai yang begitu besar kadang sangat berbahaya untuk para traveler yang liburan ke pantai.

Nah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi dalam situsnya maritim.bmkg.go.id.

Peringatan dini BMKG ini dikeluarkan Sabtu (1/2/2018).

Dalam peringatan dini yang dikeluarkan BMKG dan berakhir 4 Februari 2019 ini, beberapa wilayah Indonesia diprediksi mengalami gelombang tinggi.

Baca: Ayu Ting Ting Ungkap Sebut Saphira Indah saat Meninggal Dunia Calon Bayinya Terpaksa Digugurkan

Baca: Diramal Cerai Tahun Ini, Hotman Paris Ramal Rumah Tangga Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Seperti Ini

Baca: Artis FTV Saphira Indah Meninggal Dunia Saat Hamil 5 Bulan, Ayu Ting Ting Ucapkan Kata Menyentuh Ini

Baca: Jokowi Vs Prabowo Debat Capres Babak 2, LIPI: Jokowi Jualan Infratruktur, Prabowo Goreng Utang RI

BMKG mengingatkan batas tinggi gelombang untuk kapal nelayan adalah 1,25 meter dan angin lebih dari 15 knot.

Untuk kapal tongkang tinggi gelombang 1,5 meter dan kecepatan angin 16 knot.

Kapal yang lebih besar kapal ferry untuk memperhatikan risiko keselamatan pada gelombang tinggi di atas 2,5 meter.

Sedangkan kapal ukuran besar harus memperhatikan keselatan terhadap gelombang di atas 4 meter.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved