Pernikahan Anak di Bawah Umur di Halong

Penjelasan Pemkab Balangan Sikapi Pernikahan Anak di Bawah Umur di Halong yang Viral di Medsos

Penjelasan Pemkab Balangan Sikapi Pernikahan Anak di Bawah Umur di Halong yang Viral di Medsos

Penjelasan Pemkab Balangan Sikapi Pernikahan Anak di Bawah Umur di Halong yang Viral di Medsos
Instagram Habar Kalimantan
Pengantin anak di bawah umur di Balangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Penjelasan Pemkab Balangan Sikapi Pernikahan Anak di Bawah Umur di Halong yang Viral di Medsos

Viral pernikahan anak di bawah umur di wilayah kecamatan Halong, Balangan mendapat perhatian dari Pemkab Balangan.

Dari informasi yang didapat, pernikahan anak di bawah umur itu terjadi antara si perempuan berinisial, D, berusia 15 tahun duduk di kelas 2 SMP dan si laki-laki, inisial AD berusia 14 tahun duduk di kelas 5 SD

Penelusuran banjarmasinpost.co.id, Jumat (1/2.2019), kabar pernikahan anak di bawah umur ini juga beredar dan menjadi perbincangan di media sosial (medsos).

Selain beredar di medsos, kabar pernikahan anak di bawah umur ini ternyata juga sudah diketahui instansi terkait yang ada di Kabupaten Balangan.

Baca: Viral Pernikahan Anak di Bawah Umur di Halong, Ini Alasan Kedua Orangtua Pengantin

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming INews TV Bali United vs Blitar United Piala Indonesia, Jawapos TV

Instansi terkait dalam persoalan ini juga sudah mendatangi pasangan pengantin dan orangtuanya masing-masing untuk memastikan informasi yang beredar.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) Balangan, Nor Ainani, dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan pihaknya juga sudah mendatangi keluarga serta kedua anak yang dinikahkan.

"Terjadinya kemarin," katanya, Jumat (1/2/2019).

Menurutnya, dari pendataan yang dilakukan pihaknya bersama instansi terkait lainnya, usia anak laki-laki yang dinikahkan masih berusia 14 tahun dan masih duduk di kelas 5 SD.

Sedangkan si perempuannya berusia 15 tahun dan diketahui masih duduk di kelas 2 SMP.

Disampaikannya dengan adanya kejadian ini maka pihaknya bersama instansi terkait berupaya melakukan pembinaan agar masa depan kedua anak itu tidak terganggu.

Baca: Baliho Pileg 2019 yang Sudah Diamankan Bawaslu Ternyata Bisa Diambil, Ini Caranya

Diantaranya dengan memberikan pembinaan dan pendampingan terkait kesehatan, reproduksi dan kelanjutan pendidikan bagi kedua anak tersebut.

Termasuk juga soal legalitas terhadap status perkawinan yang dijalani kedua anak tersebut.

Pembinaan dan pendampingan tak hanya dilakukan terhadap si anak, tetapi juga untuk orangtua keduanya.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved