Ekonomi dan Bisnis

Penjualan Tiket Penerbangan Masih Sepi Jelang Hari Raya Imlek 2019

Menjelang libur hari raya imlek, penjualan tiket maskapai penerbangan masih terpantau sepi di beberapa travel agen di Banjarmasin, Jumat (1/1/2019)

Penjualan Tiket Penerbangan Masih Sepi Jelang Hari Raya Imlek 2019
banjarmasinpost.co.id/maulana
Petugas Tiketing PT Lintas Barito Express, Mona, 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menjelang libur hari raya imlek, penjualan tiket maskapai penerbangan masih terpantau sepi di beberapa travel agen di Banjarmasin, Jumat (1/1/2019) pagi.

Menurut Petugas Tiketing PT Lintas Barito Express, Mona, penjualan tiket jelang imlek tahun ini menurun dibandingkan periode yang sama pada tahun kemarin.

"Penurunannya sekitar 30 persen dibandingkan tahun kemarin, tapi masih ada saja yang membeli," kata dia.

Untuk konsumen di tempatnya kebanyakan membeli tiket tujuan Jakarta dan Surabaya.

"Kebanyakan tujuan domestik, karena tujuan mereka hanya untuk berkumpul dengan keluarga," sebutnya.

Soal harga tiket menurutnya saat ini masih berada pada harga di atas normal.

Baca: KalselPedia - Jaruk Mandai, Makanan Khas Kalimantan Selatan dari Kulit Buah Campedak

Baca: Jokowi Vs Prabowo Debat Capres Babak 2, LIPI: Jokowi Jualan Infratruktur, Prabowo Goreng Utang RI

Baca: Terungkap, Sulam Alis Masih Digemari, Inilah Sederet Artis Cantik Indonesia yang Upgrade Alisnya!

Baca: KalselPedia - Mess Kalteng, Surganya Para Pemburu Suku Cadang

Baca: Makan Siang Mewah di Los Angeles, Maia Estianty Pakai Kemeja Menerawang Seharga Rp 10 Juta, Cantik!

"Saat ini tiket masih mahal, tujuan Jakarta masih sekitar Rp 1 juta, sedangkan Surabaya sekitar Rp 800 ribu," tuturnya.

Hal senada disampaikan General Manager PT Fajar Rizma Tour & Travel, Boy Rachmadi Nafarin, penjualan tiket jelang peringatan imlek seperti hari-hari biasanya.

"Seperti biasa saja tidak ada pelonjakan penjualan untuk penerbangan domestik atau pun internasional," jelasnya.

Bahkan, ia nilai penjualan tahun ini jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

"Tahun lalu permintaan cukup banyak, hampir satu banding tiga dengan tahun sekarang," ucapnya.

Menurut Boy penurunan tahun ini karena masih mahalnya harga tiket, dan diterapkannya bagasi berbayar oleh maskapai penerbangan low cost carrier (LCC).

"Seharusnya imlek tahun ini bisa lebih ramai, melihat bertepatan dengan hari kejepit, tapi kenyataannya tidak terlalu tinggi permintaannya," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved