Kriminalitas Tabalong

Sisa 4 Tahun, Narapidana Kasus Berlapis Mulai Pencurian hingga Penganiayaan Kabur dari Lapas Tanjung

Napi atas nama Herliansyah tersebut divonis tahanan 9 tahun 9 bulan, dan masih harus menjalankan tahanan sekitar 4 tahun.

Sisa 4 Tahun, Narapidana Kasus Berlapis Mulai Pencurian hingga Penganiayaan Kabur dari Lapas Tanjung
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Harliansyah, narapidana Lapas Kelas II Tanjung yang kabur dari penjara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Seorang narapidana Lapas Tanjung, Tabalong, bernama Harliansyah (33), warga Desa Baruh Jaya Kecamatan Daha Selatan Kabupaten HSS, kabur dari Lapas kelas II Tanjung, Kamis (31/1/2019).

Herliansyah merupakan narapidana kasus berlapis yaitu pencurian, undang undang kesehatan, penadah dan penganiayaan. Dia divonis 9 tahun, 9 bulan penjara dari masih menyisakan masi penahanan sekitar 4 tahun.

Kalapas Kelas II Tanjung Herliadi mengatakan napi yang kabur pada Kamis (31/01/2019) sore merupakan napi yang telah menjalanin tahanan lebih dari lima tahun dan membantu Lapas dalam melakukan kegiatan pembinaan.

Seperti petugas kebersihan, mempersiapkan pengajian atau kegiatan lainnya.

"Dihari napi kabur tersebut dirinya bersama dengan beberapa napi lain sedang membuang sampah ke area luar Lapas, saat napi lain masuk dan dilakukan pemeriksaan ternyata tidak ikut masuk dan langsung melakukan pengejaran," ujarnya.

Baca: BREAKING NEWS : Sepuluh Jam Lapas Wanita Palangkaraya Ricuh, Penghuni Bakar Kasur dan Lempar Petugas

Baca: Penghuni Lapas Wanita Palangkaraya Tuntut Kepala Lapas Diganti, Ini yang Jadi Pemicu Kericuhan

Baca: Inilah Tuntutan Penghuni Lapas Wanita Palangkaraya yang Rusuh, Kasusnya Lanjutkan ke Kemenkum HAM

Napi atas nama Harliansyah tersebut divonis tahanan 9 tahun 9 bulan, dan masih harus menjalankan tahanan sekitar 4 tahun. "Kami bekerjasama dengan kepolisian dan masyarakat untuk ikut melakukan pencarian terhadap napi," ujarnya.

Lapas telah berkoordinasi dengan pihak Polres Tabalong dan direspon kapolres dengan berkoordinasi bersama jajaran di bawahnya yangg tesebar baik Tabalong dan Polda Kalsel.

"Pihak lapas sendiri sudah mencari dititik kemungkinan keberadaan waega binaan teesebut," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawan)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved