Ekonomi dan Bisnis

Melalui Kerajinan Tangan Ini, Warga Banjarbaru Ini Hasilkan Rp 5 Juta Per Bulan

Seperti halnya warga Kota Banjarbaru, Siska sudah mulai tawarkan berbagai produk kerajinan tangan seperti tas, dompet, sarung handphone, dan lainnya.

Melalui Kerajinan Tangan Ini, Warga Banjarbaru Ini Hasilkan Rp 5 Juta Per Bulan
Siska untuk Banjarmasinpost.co.id
Warga Banjarbaru, Siska. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Usaha bidang kerajinan tangan, tampaknya kini cukup diminati. Serta diikuti dengan omzet yang tidak sedikit.

Seperti halnya warga Kota Banjarbaru, Siska sudah mulai tawarkan berbagai produk kerajinan tangan seperti tas, dompet, sarung handphone, dan lainnya.

Melalui brand Sisca Batuah Craft, beragam desain yang sudah ia hasilkan dengan didominasi motif sasirangan pada beragam produknya.

"Inspirasinya dari produk yang biasa saya pakai, kebetulan saya bisa jahit. Lalu saya berpikir untuk terus belajar dan membuat dan menjualnya," kata dia.

Memulai usaha sejak 2016, saat ini ia memproduksi dompet, tas, dan sarung handphone selama sebulan sekitar 25 kerajinan.

Baca: Al & Dul Jaelani Menangis di Konser Dewa 19, Ahmad Dhani di Penjara, Mulan Jameela Malah di Surabaya

Baca: Al Ghazali & Dul Jaelani Menangis di Konser Dewa 19, Ingat Ahmad Dhani Mantan Suami Maia Estianty

Baca: Fakta atau Mitos! Tentang Makan Sebelum Berolahraga, Awas Kalau Salah Ini Bahayanya!

"Yang paling diminati itu dompet handphone, kebanyakan konsumen membeli untuk oleh-oleh," tuturnya.

Memasarkan produk, Siska tetap mengandalkan online dan toko pusat oleh-oleh Kalimantan Selatan.

"Kalau pemasaran produk dari sentra oleh-oleh, mengikuti bazar-bazar, dan penjualan secara online," sebut Siska.

Soal harga yang ia banderol dari produk craftnya mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 250 ribu. "Untuk omzet perbulannya sekitar Rp 5 juta," imbuhnya.

Meski demikian ia mengaku masih terkendala bahan dasar produknya yang harus membeli di luar kota. "Bahannya belum banyak ada di sini, jadi harus membeli ke luar secara online," ungkapnya.

Selain itu ia mengharapkan pihaknya mendapatkan pelatihan craft dari pemerintah. "Kami juga punya komunitas pengajarin craft, yang setiap bulannya melakukan pertemuan," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved