Petani HSS Tewas Ditombak

Petani HST Tewas Dibunuh, Kades Tak Percaya Thambrin Punya Musuh, Ini Kata Kapolres HST

Kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Sungai Jeranih kini sudah ditangani oleh kepolisian dari Polres Hulu Sungai Tengah.

Petani HST Tewas Dibunuh, Kades Tak Percaya Thambrin Punya Musuh, Ini Kata Kapolres HST
Grup Urgent Barabai untuk Banjarmasinpost.co.id
Korban bernama Thamberin tewas bersimbah darah setelah ditombak orang tak dikenal. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Sungai Jeranih kini sudah ditangani oleh kepolisian dari Polres Hulu Sungai Tengah.

Pembunuhan yang melibatkan petani dari Desa Banua Kepayang Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Muhammad Thamberin (40), sebagai korban penombakkan dengan beberapa mata luka di leher bagian belakang.

Hingga saat ini Kepolisian dari Polres Hulu Sungai Tengah masih melakukan penyidikan terhadap pelaku.

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo, mengatakan kasus tersebut masih ditangani oleh jajaran polres.

"Kami masih melakukan penyidikan karena kami masih mengejar pelaku," bebernya.

Baca: BREAKING NEWS - Petani HST Tewas Kehabisan Darah Ditombak Seteru di Leher

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Banua Kepayang, Kecamatan Labuan Amas Selatan dikabarkan menjadi korban pembunuhan di Desa Sungai Jeranih Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan pada Minggu (3/2/2019) siang.

Hal ini membuat warga desa Banua Kepayang terkejut.

Tak terkecuali Kepala Desa Banua Kepayang, Dodo.

Korban bernama Muhammad Thamberin (40) menderita luka akibat tombak di leher bagian belakang.

Bahkan, lehernya tersayat cukup lebar dan dalam.

Halaman
12
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved