Berita Balangan

Lokasi Berjualannya Ditertibkan, Pedagang Buah di Pasar Paringin Ini Mengaku Sepi Pembeli

Penertiban yang dilakukan di Pasar Paringin di Kabupaten Balangan sepertinya membuat beberapa pedagang terkena dampaknya.

Lokasi Berjualannya Ditertibkan, Pedagang Buah di Pasar Paringin Ini Mengaku Sepi Pembeli
Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman
Penertiban yang dilakukan di Pasar Paringin di Kabupaten Balangan sepertinya membuat beberapa pedagang terkena dampaknya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Penertiban yang dilakukan di Pasar Paringin di Kabupaten Balangan sepertinya membuat beberapa pedagang terkena dampaknya.

Seperti diakui pedagang buah, Mama Jaki, yang mengaku sepi pembeli setelah lokasi berjualannya ikut dipindahkan ke dalam.

"Sudah sebulan lebih pindah ke dalam, setelah pindah sepi, tidak seperti waktu jualan di muka," katanya.

Disampaikannya, sebenarnya dirinya tidak mempermasalahkan di pindah ke dalam asal diberlakukan untuk secara merata.

Selain itu agar pembeli bisa tahu, maka sebaiknya lokasi berjualan tidak campur aduk dengan pedagang yang jualannya berbeda.

Terpisah, Kepala UPT Pasar Paringin Ihsan Tata Kesuma, mengatakan, kegiatan penertiban ini dilakukan agar suasana yang dulu semrawut tidak lagi terjadi.

Baca: BREAKING NEWS - Kebakaran di Mataraman, Warga Khawatir karena Dekat SPBU

Baca: 41 Ucapan Selamat Imlek 2019, Kata-kata Mutiara Sambut Tahun Baru China 2570, Gong Xi Fat Chai!

Baca: Ucapan Gong Xi Fat Chai Artinya Bukan Selamat Tahun Baru Imlek, Ini Kata-kata Mutiara Imlek 2019

"Ini sesuai intruksi bupati, agar ada kenyamanan bagi pengguna jalan dan pembeli, agar fungsi jalan dan trotoar bisa dikembalikan," katanya.

Kegiatan ini sendiri dilakukan sejak awal Januari diawali dengan sosialisasi, lalu penertiban dan dideadline awal Februari semua lokasi yang terlarang sudah steril.

Untuk pedagang yang selama ini berjualan di trotoar, imbuhnya, dialihkan ke dalam ke tempat yang masih kosong.

"Yang jelas Alhamdulillah mereka mengerti dan memahami aturan itu harus dilaksanakan," katanya.

Kebanyakan pedagang tersebut merupakan pedagang yang datang dari luar karena mengejar hari pasar.

"Kami berharap kedepan dengan adanya pengawasan dari pihak terkiat tidak ada lagi yang bernualan di trotoar dan ini ada perda yang mengatur," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved