Berita Nasional

Biaya Ongkos Naik Haji (ONH) 2019 Tidak Naik, Setiap Jemaah Tetap Bayar Rp 35.235.602

Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah sudah mengesahkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2019/1440 Hijriah, Senin (4/2).

Biaya Ongkos Naik Haji (ONH) 2019 Tidak Naik, Setiap Jemaah Tetap Bayar Rp 35.235.602
Kemenag.go.id
Pelaksanaan ibadah haji. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah sudah mengesahkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2019/1440 Hijriah, Senin (4/2). Jemaah haji membayar biaya operasional rata-rata Rp 35.235.602. Angka ini sama dengan BPIH 2018.

“Tidak ada kenaikan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun 2019 ini,” kata Ketua Panja BPIH Ace Hasan Syadzily di Kompleks Parlemen, Senin (4/2).

Ace mengatakan, keputusan ini dibuat di tengah banyaknya tantangan. Pertama terkait depresiasi mata uang asing yang memengaruhi BPIH. Kedua, ada kenaikan general fee naqabah sebesar 10 persen yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

Komisi VIII dan Kementerian Agama, kata Ace, mencari solusi terbaik agar biaya haji tidak memberatkan jamaah haji. Apalagi, biaya haji 2019 tidak naik, tetapi turun jika dikonversikan ke mata uang dollar AS.

“Sebelumnya, pada 2018, sebesar 2.632 dolar. Sedangkan tahun ini 2.481 dolar AS. Jadi terjadi penurunan sebesar 151 dolar AS,” kata Ace.

Baca: Hasil Liga Inggris, West Ham vs Liverpool - Trio Firmansah Gagal Menangkan Liverpool, Skor Akhir 1-1

Atas pengesahan itu, Menag Lukman Hakim Saifuddin pun mengapresiasi kinerja DPR. Dia menilai DPR telah bekerja keras untuk menetapkan BPIH dengan rasional. Menurutnya, biaya haji Indonesia saat ini terendah se-ASEAN.

“Kami ingin menyampaikan ke masyarakat luas bahwa kita bersyukur DPR sesuai aspirasi masyarakat, tentu bersama pemerintah, berupaya menentukan biaya haji serasional mungkin. Ini sesungguhnya biaya haji termurah di kawasan ASEAN,” ujar Lukman.

Ia juga mengapresiasi kerja cepat DPR dalam menetapkan BPIH Tahun 2019. Lukman mengatakan pemerintah akan segera berfokus mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2019.

“Kami syukuri semuanya berjalan cepat, sehingga kami bisa berfokus mempersiapkan berbagai hal terkait penyelenggaraan haji 2019. Karena penetapan biaya haji termasuk krusial dalam rangkaian kegiatan penyelenggaraan haji,” kata dia.

Kementerian Agama sebelumnya mewacanakan penetapan biaya haji mengacu dolar AS. Namun, hal itu tidak jadi dilakukan agar tidak membingungkan calon jamaah haji. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pun menjelaskan bagaimana Panja BPIH bisa mengefisiensi biaya haji 2019 hingga tak ada kenaikan.

Baca: Penyelidikan KPK Diduga Bocor, CCTV Hotel Borubudur Rusak Saat Penyelidik KPK Dianiaya

Lukman mengatakan, pemerintah menggunakan dana optimalisasi yang merupakan akumulasi setoran awal calon jamaah haji. Dana tersebut dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji. Selain itu, pemerintah juga punya dana dari hasil efisiensi pada pelaksanaan haji tahun 2017 dan 2018.

“Maka akumulasi dari kedua sumber dana inilah yang kemudian berhasil kita gunakan sehingga biaya haji tahun ini itu tidak mengalami kenaikan dibanding tahun lalu. Bahkan ada beberapa yang kita ingin tingkatkan kualitasnya,” ujar Lukman.

Lukman mengatakan setelah ini Presiden Joko Widodo akan menerbitkan Keputusan Presiden. Keppres itu akan menjadi landasan bagi jamaah dalam melunasi biaya haji mereka. (kompas.com/dtc)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved