Berita Tabalong

Pemkab Tabalong Bangun Embung, Warga Desa Nawin Berharap Bisa Tanam Padi Dua Kali

Pasalnya Pemkab Tabalong melalui Dinas PUPR membangun embung desa yang bisa menampung air tadah hujan.

Pemkab Tabalong Bangun Embung, Warga Desa Nawin Berharap Bisa Tanam Padi Dua Kali
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Embung Desa Nawin, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Warga Desa Nawin Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Kalsel sebagian besar merupakan petani.

Sayangnya selama ini tanam padi baru dilakukan sekali dalam setahun karena pada musim kemarau air untuk mengaliri lahan pertanian.

Namun saat ini para petani bisa mulai mengupayakan untuk tanam dua kali.

Pasalnya Pemkab Tabalong melalui Dinas PUPR membangun embung desa yang bisa menampung air tadah hujan.

Baca: Maia Estianty Tepati Janji Setelah Dul Jaelani Sempat Beri Sindiran Soal Ahmad Dhani yang Dipenjara

Baca: Jadwal Nikah Syahrini & Reino Barack Dibocorkan Imam Masjid Istiqlal, Bagaimana Luna Maya?

Baca: Masih Ingat Penghina Ustadz Abdul Somad di Facebook? Begini Nasib Jony Boyok Sekarang

Marhani, Kepala Desa Nawin Selasa (5/2/2019), mengatakan, pihaknya telah membangun jalan usaha tani untuk memudahkan warga dalam mengangkut hasil pertanian.

Jadi, dengan bantuan pembangunan embung padi diharapkan bisa mengairi area persawahan seluas 90 hektare yang berada di sekitar embung.

"Untuk mengalirkan sawah hingga ke lahan pertanian yang letaknya cukup jauh terdapat irigasi, hanya saja masih belum ada pintu air untuk mengaturnya," ujarnya.

Marhani berharap pemerintah daerah kembali melanjutkan pembangunan dengan memasang pintu air dan adanya penampungan air yang lebih tinggi sehingga pengaturan air tidak memerlukan mesin pompa.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Tabalong M Noor Rifani mengatakan embung desa yang dibuat berukuran 60x40 meter dengan kedalaman 5 meter.

Bisa menampung air sekitar 8000 meter kubik yang bisa dimanfaatkan oleh warga untuk mengairi pertanian.

"Kami berharap para petani bisa memanfaatkan embung desa pada musim kemarau sehingga lahan pertanian bisa tetap bisa tanam pada musim kemarau," ujarnya.

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani mengatakan Pemerintah Daerah terus berupaya untuk meningkatkan hasil pertanian meakipun hasil pertanian surplus sekitar 37 ton beras pertahun.

Namun bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan daerah, bwras dari Kabupaten Tabalong juga dikirim ke kabupaten tetangga seperti Kalimantan Tengah. dan Kalimantan Timur.

Lahan lebak yang ada di Tabalong juga masih berpotensi untuk kembali dibuka dan memperluas lahan pertanian.

"Pada tahun 2019 Pemerintah Daerah rencananya mendapat bantuan dari Kementrian PUPR sebesar Rp 2.7 miliar untuk pembangunan saluran pertanian," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved