Berita Kalteng

Polda Kalteng Amankan Kapal Angkut Kayu Ilegal, 69 Kubik Kayu Jarahan Hutan Kapuas Disita

Tim Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Kalteng, menangkap sebuah Kapal yang membawa kayu ilegal sebanyak 69 di DAS Kapuas

Polda Kalteng Amankan Kapal Angkut Kayu Ilegal, 69 Kubik Kayu Jarahan Hutan Kapuas Disita
HO/Ditkrimsus Polda Kalteng
Kapal memuat kayu ilegal sebanyak 69 kubik diamankan polisi.(Ditkrimsus, Polda Kalteng) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KAPUAS - Tim Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Kalteng, menangkap sebuah Kapal yang membawa kayu ilegal sebanyak 69 kubik saat melintas di DAS Kapuas Desa Mantangai Hilir Kecamatan Mantangai Kapuas, Kalteng.

Informasi terhimpun menyebut, penangkapan dilakukan, Rabu ( 30 /1/2019) saat kapal tersebut melenggang di DAS Kapuas, selain mengamankan kayu ilegal polisi juga menangkap motoris kelotok bernama Ahmad Puadi, karena diduga melakukan tindakan perusakan hutan dan mengangkut kayu ilegal.

Pelaksana tugas Kasubdit Tipiter Direktorat Reskrimsus Polda AKBP Devy Firmansyah, Selasa (5/2/2019) mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat ada kapal mengangkut kayu ilegal yang berlayar di DAS Kapuas, sehingga kapal tersebut diperiksa kelengkapannya ternyata kayu tanpa adanya dokumen.

Baca: Modus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di Palangkaraya Terungkap, Pelaku Orang Luar Kalteng

Baca: KPK Tetapkan Bupati Kotim Supian Hadi Tersangka, Diduga Rugikan Negara Rp 5,8 Triliun

Baca: Vanessa Angel Satu Sel dengan Penjebaknya di Prostitusi Artis, Bibi Ungkap Pesan Terakhir Kekasih

"Terdapat satu unit Kapal Motor GT.67 dengan nama KM Berkat Setia bermuatan kayu olahan berbagai ukuran sebanyak enam puluh sembilan meter kubik yang dikemudikan oleh Saudara Ahmad Puadi, berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui kayu olahan tersebut tanpa tanpa dilengkapi secara bersama surat keterangan sahnya hasil hutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.

Sementara satu orang lainya dimintai keterangan sebagai saksi dan hingga kini masih diperiksa, pelaku sempat diperikaa di Polres Kapuas namun kemudian, dibawa ke Mapolda untuk dilakukan penahanan dan Kapal berisi kayu tersebut di titipkan di Polres setempat.

Pelaksana tugas Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda AKBP Devy Firmansyah, mengungkapkan, Motoris dan anak buahnya kooperatif saat dilakukan pengecekan oleh anggota kepolisian. Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap dugaan adanya praktik ilegal logging di aliran sungai Kapuas hingga di darat yang diduga masih marak terjadi hingga saat ini.

“Kasus ini masih dalami dan kami juga melakukan penyelidikan terhadap dugaan dugaan praktik ilegal logging di sejumlah daerah lain. Kepada masyarakat juga kami himbau untuk memberikan informasi atau melaporkan kepada aparat kepolisian terdekat agar praktik ilegal logging ini dapat ditangani,” ucap Devy. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved