Kriminalitas Tabalong

Polisi Otopsi Mayat Wanita Hamil di Aliran Sungai, Tujuh Penggali Makam Tandatangan Perjanjian

Proses pengungkapan penemuan mayat yang ditemukan di aliran sungai Tabalong terus berlanjut.

Polisi Otopsi Mayat Wanita Hamil di Aliran Sungai, Tujuh Penggali Makam Tandatangan Perjanjian
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Dua unit tenda juga dipersiapkan yang dilengkapi dengan beberapa bed di dalamnya untuk proses otopsi, Selasa (05/02/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Proses pengungkapan penemuan mayat yang ditemukan di aliran sungai Tabalong terus berlanjut.

Polres Tabalong bekerjasama dengan Polda Kalsel melakukan proses pembongkaran makam korban di pemakaman umum di Jalan Agung Suprapto Tanjung.

Saat ini anggota Polres Tabalong sedang melakukan persiapan dengan memasang garis polisi di sekitar makam.

Dua unit tenda juga dipersiapkan yang dilengkapi dengan beberapa bed di dalamnya untuk proses otopsi, Selasa (05/02/2019).

Tujuh orang tenaga pembongkar mayat telah dipersiapkan, mereka juga telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan pihak kepolisian tentang hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Baca: Reaksi Keras Ustadz Abdul Somad Tanggapi Yang Gaji Kamu Siapa dari Menteri Rusdiantara

Baca: Vanessa Angel Satu Sel dengan Penjebaknya di Prostitusi Artis, Bibi Ungkap Pesan Terakhir Kekasih

Baca: Reaksi & Janji Tak Terduga Farhat Abbas pada Ahmad Dhani, Suami Mulan Jameela yang Ditahan

Baca: Sindiran Pedas Suami Ashanty, Anang Hermansyah pada Jerinx SID dan yang Menolak RUU Permusikan

Saat ini masih menunggu kedatangan Tim Inafis (Automatic Finger Print Identification System) dari Polda Banjarmasin.

Diketahui sebelumnya telah ditemukan Mayat di Sungai Tabalong pagi Rabu (30/01/2019) di Desa Pudak Setegal yamg diketahui berinisial RD warga Desa Murung Padang Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong.

Awalnya sore selasa (29/01/2019) jam 16.00 wita warga sedang memancing ikan di sungai Tabalong dan melihat sesuatu yang mengambang bercampur dengan ranting kayu dan lumpur sehingga mengira boneka.

Pagi Rabu (30/01/2019) sekitar jam 06.00 Wita warga tersebut kembali memperhatikan sesuatu yang mengambang di sungai, ternyata bukan boneka melainkan sosok mayat diduga perempuan.

Warga langsung memberitahukan kepada warga sekitar dan Polsek Kelua.

Polsek Kelua bersinergi dengan warga setempat dan BPK Kelua melakukan upaya evakuasi dan tidak ditemukan identitas mayat, selanjutnya mayat langsung dibawa ke Puskesmas Kelua.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono, S.Ik melalui Kasubbaghumas Iptu H. Ibnu Subroto membenarkan adanya penemuan mayat di aliran Sungai Tabalong Desa Pudak Setegal.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved