Berita Kabupaten Banjar

Kasus Kunker DPRD Banjar Berlarut Muncul Desakan Kejati Ambilalih Atau Kajari Banjar Mundur

Tuntutan agar Kepala Kejari Banjar beserta jajaran mundur mulai mengemuka atas belum tuntasnya kasus dugaan perjalanan dinas Anggota DPRD Banjar.

Kasus Kunker DPRD Banjar Berlarut Muncul Desakan Kejati Ambilalih Atau Kajari Banjar Mundur
banjarmasin popst group/ hasby suhaily
Suasana Rapat Paripurna DPRD Banjar

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Tuntutan agar Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar beserta jajaran mundur mulai mengemuka atas belum tuntasnya kasus dugaan perjalanan dinas Anggota DPRD Banjar yang naik ke tahap penyidikan pada Februari 2017 lalu. Mengingat agar kepercayaan publik terhadap korps baju cokelat itu tidak luntur.

Kali ini disampaikan Direktur Lembaga Kajian Pengawasan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (LKP3M) Kalimantan Selatan, Irwansyah kepada Banjarmasinpost.co.id.

Menurutnya, desakan agar Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar, Kasi Pidsus mundur dari jabatan wajar.

“Kan kasusnya naik ke penyidikan sejak Februari 2017 dan ini sudah cukup lama sehingga menjadi perhatian asyarakat Kalsel. Oleh sebab itulah Kejaksaan Tinggi Kalsel harus mengambilalih kasusnya atau jika tidak, wajar ada tuntutan mundur Kajari dan Kasipidsus,” katanya, Rabu (6/2/2019).

Baca: Timnas U-22 Indonesia vs Bhayangkara FC Skor 2-2, Indra Sjafrie Kehilangan 2 Pemain Sayaf Ini

Baca: Kangennya Dul Jaelani Putra Ahmad Dhani ke Mulan Jameela & Puji ke Irwan Mussry Suami Maia Estianty

Melalui pemberitaan di Banjarmasinpost.co.id, dirasanya sudah cukup banyak pakar ahli hukum dan mantan Ketua KPU Kalsel sendiri menyampaikan pendapatnya, agar dituntaskan sebelum Pileg 2019.

Hal senada juga diutarakan Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen, Aliansyah.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar dan bidang menangangi korupsi yakni Kasipidsus harus dibebastugaskan.

“Alasannya karena belum mampu mengungkap kasus yang sudah viral di masyarakat Kabupaten Banjar. Karena prosesnya yang lama sehingga menyita perhatian publik Kalsel,” katanya.

Kasus dugaan perjalanan fiktif Anggota DPRD Banjar bergulir sejak 2015-2016 lalu, sudah naik ke tahap penyidikan pada Februari 2017. Dugaan perjalanan fiktif anggota DPRD Banjar sendiri terkuak saat melakukan perjalanan dinas ke Surabaya, ada sejumlah modus diantaranya adalah perjokian kunker. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved