Banjarbaru Pemenang 2019

Kota Banjarbaru Meraih SAKIP Predikat B

Pemerintah Kota Banjarbaru mendapat penilaian B dalam hal Penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2018.

Kota Banjarbaru Meraih SAKIP Predikat B
HO/Humas Pemko Banjarbaru
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani menerima penghargaan SAKIP Award 2018 dari Kemenpan-RB Syafrudin 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru mendapat penilaian B dalam hal Penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2018.

Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani menerima langsun hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Provinsi / Kabupaten / Kota wilayah II tahun 2018 di Hotel Golden Tulip Galaxy Banjarmasin, Rabu (6/2/2019).

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin menyerahkan Laporan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LHE SAKIP) tahun 2018.

Penghargaan kepada sejumlah kepala daerah diserahkan secara langsung, termasuk kepada pemerintahan Kota Banjarbaru.

Pada kegiatan ini, Wali Kota Banjarbaru didampingi Kepala Bappeda Kota Banjarbaru, Inspektur Kota Banjarbaru, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru.

Para kepala daerah penerima AKIP Award 2018 dari Kemenpan-RB Syafrudin
Para kepala daerah penerima AKIP Award 2018 dari Kemenpan-RB Syafrudin (HO/Humas Pemko Banjarbaru)

Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kota Banjarbaru tahun 2018 menunjukkan Pemerintah Kota Banjarbaru memperoleh predikat B dengan nilai 63,28.

Penerapan SAKIP memastikan anggaran hanya dipergunakan untuk membiayai program ataupun kegiatan prioritas yang mendukung pencapaian tujuan pembangunan.

SAKIP adalah katalisator terciptanya efisiensi melalui penguatan implementasi manajemen kinerja dan anggaran berbasis kinerja.

Tahapan penerapan SAKIP dimulai dengan menetapkan sasaran strategis pada masing-masing instansi pemerintah sesuai dengan sasaran pembangunan nasional.

Sasaran strategis tersebut harus disertai dengan ukuran keberhasilan dan target yang jelas dan terukur, sehingga instansi pemerintah dapat menjawab keberhasilan atau kegagalan pencapaian sasarannya.

Wali Kota Banjarbaru H Najdmi Adhani bersyukur Kota Banjarbaru meraih predikat B.

Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani dan jajaran setelah menerima hasil evaluasi SAKIP dari Kemenpan-RB Syafrudin
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani dan jajaran setelah menerima hasil evaluasi SAKIP dari Kemenpan-RB Syafrudin (HO/Humas Pemko Banjarbaru)

Atas pencapain itu diharapkan meningkatkan kredibilitas pemerintahan dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di 12 pemerintah provinsi dan 151 kabupaten/kota yang dikelompokkan dalam wilayah II berhasil menghemat Rp 22,3 Triliun.

Secara Nasional, SAKIP tahun 2018 telah berhasil menghemat pemborosan anggaran sebesar Rp 65,1 triliun.

Tujuan evaluasi adalah untuk menilai tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban atas hasil (outcome) terhadap penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintahan yang beroreintasi kepada hasil (result Oriendted government) serta memberikan saran perbaikan yang diperlukan. (AOL/*)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved