Kriminalitas Tabalong

NEWSVIDEO : Pembunuhan Perempuan Hamil di Tabalong, Pelaku Jerat Leher Korban Pakai Tali

Korban yang ditemukan di aliran sungai Tabalong Desa Pudak Setegal tewas akibat dicekik, Otopsi yang dilakukan pada Selasa (05/02/2019) di TP

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Hasil otopsi yang dilakukan oleh Tim Dok Kes Polda Kalsel dan Tim Medis RSUD Ulin Banjarmasin menyatakan bahwa mayat perempuan hamil yang ditemukan di aliran sungai Tabalong Desa Pudak Setegal tewas akibat dicekik. Otopsi dilakukan pada Selasa (05/02/2019) di TPU Tanjung.

Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Tabalong Iptu Matnur yang ditemui diruangannya. Korban RD awalnya datang ke kediaman diduga pelaku MR (18) di Desa Paliat Kecamatan Kelua dan sempat terjadi perkelahian karena korban RD meminta pertanggungjawaban terhadap kehamilan yang telah berusia delapan bulan.

Saat sedang berkelahi korban sempat tertelungkup dan diduga pelaku langsung mengambil tali pramuka dan digunakan untuk mencekik korban, korban sempat berteriak.

MR karena panik langsung mencekik korban hingga tewas pada Senin (28/01/2019) malam dan menyeret korban dibuang ke sungai tak jauh dari rumahnya.

Baca: Nasib Undangan Nikah Ahok (BTP) dan Puput Nastiti Devi Diungkap Tetangga Puput, Sudah Disebar?

Baca: Otopsi Mayat Wanita Hamil Libatkan 20 Tim Medis, Polres Tabalong Tunggu kedatangan Tim Bid Dok Kes

Baca: 50 Anggota Polisi Jaga Proses Otopsi Mayat Wanita Hamil di Kelua Tabalong

"Pelaku memang tinggal sendiri dirumah, saat ada kabar penemuan mayat pelaku sempat menggunakan telepon genggam korban dan mengabari ke pihak keluarga bahwa korban sedang dirumah keluarga dan dalam kondisi baik baik saja, pelaku melakukan hal tersebut agar pihak keluarga tidak menaruh kecurigaan," ujarnya.

Proses otopsi ditangani oleh ahli forensik yang telah 38 tahun berkecimpung dibidang identifikasi mayat. Kesesuaian identitas mayat yang ditemukan didapat dari pakaian yang digunakan dan perhiasan serta dari behel yang digunakan. Juga dikuatkan dengan keterangan anggota keluarga.

Diketahui sebelumnya telah ditemukan Mayat di Sungai Tabalong pagi Rabu (30/01/2019) di Desa Pudak Setegal yamg diketahui berinisial RD warga Desa Murung Padang Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong.

Awalnya sore selasa (29/01/2019) jam 16.00 wita warga sedang memancing ikan di sungai Tabalong dan melihat sesuatu yang mengambang bercampur dengan ranting kayu dan lumpur sehingga mengira boneka.

Pagi Rabu (30/01/2019) sekitar jam 06.00 Wita warga tersebut kembali memperhatikan sesuatu yang mengambang disungai, ternyata bukan boneka melainkan sosok mayat diduga perempuan. Warga langsung memberitahukan kepada warga sekitar dan Polsek Kelua.

Baca: Biddokkes Polda Kalsel Otopsi Mayat Bayi Sungkai, ini Hasilnya

Baca: Proses Otopsi Jenazah Wanita Hamil Berlangsung, ini Kata Kapolres

Polsek Kelua bersinergi dengan warga setempat dan BPK Kelua melakukan upaya evakuasi dan tidak ditemukan identitas mayat, selanjutnya mayat langsung dibawa ke Puskesmas Kelua.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono, S.Ik melalui Kasubbaghumas Iptu H. Ibnu Subroto membenarkan adanya penemuan mayat di aliran Sungai Tabalong Desa Pudak Setegal.(banjarmasinpost.co.id /Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved