Kriminalitas HSS

Pencuri Gondol Sarang Madu Kalulut di Desa Wasah, Simpur, Norda Kehilangan Enam Kotak Sarang

Warga Desa Wasah Hilir, Kecamatan Simpur, Hulu Sungai Selatan, dibuat was-was. Khususnya mereka yang punya usaha peternakan madu kelulut.

Pencuri  Gondol Sarang Madu Kalulut di Desa Wasah, Simpur, Norda Kehilangan Enam Kotak Sarang
banjarmasinpost.co.id/hanani
Kotak sarang kelulut milik warga di Desa Wasah, Kecamatan Simpur, HSS. Belakangan warga waswas karena kotak sarang kelulut diincar pencuri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN -  Warga Desa Wasah Hilir, Kecamatan Simpur, Hulu Sungai Selatan, dibuat was-was. Khususnya mereka yang punya usaha peternakan madu kelulut, karena  usaha tersebut menjadi  target para pencuri.

Pencuri tak segan mengangkut kotak sarang jenis lebah kecil tersebut, termasuk menggondol batang pohonnya.

Seperti dialami peternakan madu kalulut Athaya, di Desa Wasah Hilir, Kecamatan Simpur. Pemilik peternakan, Nordasimah mengungkapkan, sampai sekarang merasa was-was ingin mengembangkan peternakan madu kalulutnya, karena khawatir malah dicuri lagi.

Desember 2018 lalu, enam kotak sarang madu beserta pohon penopangnya, raib di belakang rumah, lokasi peternakan.

“Kejadiannya malam Sabtu 2 Desember 2018 diperkirakan dicuri orang tengah malam. Pagi Sabtu , ayah mertua saya  turun dari rumah mengecek melihat-lihat sekeliling belakang rumah. Beliau kaget karena enam dari 22 kotak sarang madu beserta pohonnya tidak ada lagi,”kata Nordasimah. 

Baca: Pencurian Sepeda Motor Marak, Kapolres Tanahlaut Sentot Adi Darmawan Minta Warga Waspada

Baca: Puluhan Tahun Guru Honor Berstatus K2, Ali Berharap Bisa Lulus Seleksi P3K

Diapun menduga, pencurinya menggunakan mobil angkutan, karena untuk membawa enam kotak madu tersebut cukup repot kalau dibawa satu persatu.

Dijelaskan, dia bersama suaminya menggeluti usaha peternakan madu tersebut sejak enam bulan lalu. Tiap bulan, ada empat sampai lima kotak sarang bisa dipanen, kemudian dipasarkan secara online melalui media sosial. Satu kali panen, meraih keuntungan bersih Rp 1 juta sebagai penghasilan tambahan keluarga.

“Kami memang tak melaporkannya ke Polsek Simpur. Tapi ternyata selain kami ada juga pemilik peternakan di Wasah Hilir dan Desa Kapuh yang kehilangan kotak sarang madu. Kabarnya pelakunya sudah ditangkap Polsek Simpur, dan suami saya sempat dipanggil sebagai saksi juga olehpenyidik di Polsek,” jelasnya.

Akibat ulah pencuri itu, dia mengalami kerugian Rp 12 juta sesuai nilai harga kotak sarang madu beserta pohonnya tersebut.  Mengenai pencurian madu di wilayah SImpur, Kapolsek SImpur Ipda Aini yang dikonfirmasi via pesat whats Up tak menjawab. (banjarmasinpost.co.id/hanani)  

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved