Berita Kotabaru

Tersandung Kasus Korupsi, 13 PNS Kotabaru Dipecat Secara Tidak Hormat

Per 31 Januari 2019, ada sebanyak 13 PNS Pemerintah Kabupaten Kotabaru yang diberhentikan (pecat) secara tidak hormat.

Tersandung Kasus Korupsi, 13 PNS Kotabaru Dipecat Secara Tidak Hormat
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, Said Akhmad 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Per 31 Januari 2019, ada sebanyak 13 PNS Pemerintah Kabupaten Kotabaru yang diberhentikan (pecat) secara tidak hormat.

Semuanya merupakan pegawai yang tersandung kasus korupsi dan sudah memiliki kekuatan hukum atau incrah.

Sehingga berbicara aturan semuanya sudah harus diberhentikan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, Said Akhmad, saat dikonfirmasi pada Rabu (6/2/19) mengatakan saat ini sudah resmi memecat PNS yang dimaksud.

Semuanya diberhentikan secara tidak hormat atas kasus korupsi tersebut.

Baca: Baru Aja Bercerai, Vicky Prasetyo Gandeng Wanita Cantik Lebih Panas dari Angel Lelga, Doyan Rock!

Baca: Ayu Ting Ting Kepincut Pria Bule Dibahas Luna Maya, Iis Dahlia dan Ayu Dewi Gara-gara Ini

Baca: Saat Mulan Jameela Menangis, Orang Masukan Ahmad Dhani ke Penjara Ternyata Bernyanyi Lagu Kangen

Baca: Setelah Ashanty & Anang Hermansyah, Jerinx SID Sindir Anji Soal RUU Permusikan, Cek Sikap Iwan Fals

Baca: Nasib Mantan Pacar Vanessa Angel, Mandala Shoji, Masih Buron dan Terancam Dicoret Jadi Caleg

Menurutnya, kasus tersebut diakuinya sudah terjadi lama.

Namun, saat ini baru diproses dan sudah diperintahkan oleh pemerintah pusat.

Sehingga perlu segera diselesaikan dan semuanya dipecat.

"Dari Pemerintah Pusat sudah memerintahkan itu untuk segera mengeluarkan SKnya. Bila tidak, maka Bupati dan Sekdanya yang akan dikenakan sanksi," katanya.

Dia menjelaskan, saat ini kasus korupsi akan lebih tegas.

Bila ada PNS yang tersandung kasus korupsi bila sudah incrah, maka statusnya akan langsung dipecat.

Menurutnya, tidak ada lagi aturan harus putusan sekian tahun.

"Jadi kalau sudah ada putusan, tidak harus 5 tahun, sebulan pun akan langsung diberhentikan," katanya.

Sebab itu, Said Akhmad menekankan agar semua ASN tidak melakukan tindakan korupsi.

Bilamana sudah tersandung kasus, maka tidak akan ada kebijakan lagi.

"Kami harapkan sesuai dengan prosedur saja. Jadi jangan sampai melakukan korupsi," katanya.

(Banjarmsinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved