Berita Banjarmasin

Berkat Ojek Online Usaha UMKM di Banjarmasin Meroket dan Emak-emak Pun Makin Suka Pesan Online

Sekarang banyak ibu-ibu jadi agak malas masak, jadinya belanja makanan jadi memanfaatkan jasa antar ojeg online.

Berkat Ojek Online Usaha UMKM di Banjarmasin Meroket dan Emak-emak Pun Makin Suka Pesan Online
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Sekarang banyak ibu-ibu jadi agak malas masak, jadinya belanja makanan jadi memanfaatkan jasa antar ojeg online. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat meningkatnya konsumsi karena daya beli masyarakat mulai pulih. Sekarang banyak ibu-ibu jadi agak malas masak, jadinya belanja makanan jadi memanfaatkan jasa antar ojek online.

Bahkan hasil riset yang dilakukan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) mengungkapkan bahwa usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) juga mengalami kenaikan omzet dan tumbuh subur berkat adanya jasa pengantaran online.

Dari data BPS disebutkan restoran tumbuh subur dibandingkan tahun sebelumnya untuk makanan jadi seperti beli di restoran dan belanja lewat Go-Food. Komponen itu masuk dalam kategori belanja restoran.

Kenaikan omzet dan keuntungan tumbuh subur berkat adanya jasa pengantaran online ini diakui Edoy pemilik usaha Edoy pizzeria di Jalan Kuripan seberang Masjid Syafaah.

Baca: NEWS VIDEO: Bekantan Tertabrak Mobil di Handil Bakti Kabupaten Batola Alami Dislokasi Tulang Pinggul

"Sangat membantu, gunakan aplikasi untuk pengantaran lebih efektif dan ongkos terjangkau karena menyesuaikan jarak. Usaha sejak 2011, begitu ramai jasa kirim ojeg online meningkat tentunya, hari biasa sampai 20 kali antaran apalagi akhir piken melonjak ke 70 kali antaran," katanya.

Keuntungan meningkat juga dirasakan Rifa'i Salim pemilik usaha MR.S Baker. Dia akui dengan banyaknya orang pesan makanan melaluinya ojeg online otomatis membuat Usahanya juga meningkat. " Ada ojeg online standby muka toko sudah, 10-20 boxes bisa sehari antaran. Kadang banyak costumer ya g sibuk kerja, tapi pengen kue kita nah bisa digojekan/grab. Penjualan meningkat," katanya.

Diyah, warga perum pondok kenangan loktabat utara Banjarbaru ini membenarkan jika karena kesibukan sebagai ibu rumah tangga dengan dua anak kecil, belum lagi sebagai wanita pekerja maka memanfaatkan aplikasi memesan makanan dengan jasa antar ojeg online sangat membantu.

"Tanpa harus keluar rumah , yang dipesan biasanaya pizza, salad, makan siang ( nasi cumi, ayam) dan pempek. Tinggal pencet jari langsung datang deh gojegnya," katanya.

Baca: Mahasiswi Ini Dukung PDGI Terhadap BPJS , Ceritakan Proses Jadi Dokter Gigi Tidak Muda

Seorang ojeg online dari Gojeg, Ghazali warga Landasanulin Banjarbaru mengatakan memang banyak masyarakat memesan makanan melalui ojeg online. Seolah jadi tren kekinian. Dia bisa sehari delapan kali antar makanan saja. " Bahkan lebih bisa 17 kali orderan dalam sehari," katanya.

Suryanto warga Guntung Manggis, ketua komunitas ojeg online Paguyuban Landu City bersaudara juga mengaku sehari bisa banyak antar makanan.

"Makanya banyak sekarang driver ojol stanby di muka warung makanan atau merchant," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved