Berita Kabupaten Banjar

Hari Ini Fogging Sasar Tiga Tempat di Kabupaten Banjar, Ini Lokasi-lokasinya

Bahkan sejak beberapa pekan terakhir, kegiatan fogging hamoir dilakukan tiap hari. Kamis (07/02/2019) hari ini, pengasapan kembali akan dilakukan

Hari Ini Fogging Sasar Tiga Tempat di Kabupaten Banjar, Ini Lokasi-lokasinya
IKHWANSYAH UNTUK BANJARMASINPOST.CO.ID
Petugas Dinkes Banjar melakukan pengasapan di lingkungan permukiman penduduk, beberapa hari lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pemberantasan demam berdarah dengue (DBD) terua digencarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. Selain upaya PSN (pemberantasan saramg nyamuk) dan pembagian bubuk abate, kegiatan pengasapan atau fogging juga terus diitensifkan.

Bahkan sejak beberapa pekan terakhir, kegiatan fogging hamoir dilakukan tiap hari. Kamis (07/02/2019) hari ini, pengasapan kembali akan dilakukan di tiga tempat.

"Sesuai jadwal, hari ini fogging dilaksanakan di Aluhaluh. Tempatnya di tiga lokasi yaitu Aluhaluh Besar, Bunipah RT 02 Aluhaluh, dan Podok Aluhaluh," sebut Kepala Dinkes Banjar Ikhwansyah, Kamis (07/02/2019).

Selanjutnya pada keesokan harinya atau Jumat (08/02/2019), fogging akan dilakuian di wilayah Kota Martapira. Lokasinya yakni di kawasan Jalan Karya Bhakti RT 06, Pesayangan dan di Ponpes Ushuluddin, Tambakanyar Ilir.

Baca: VIRAL Video Wanita Sengaja Copot Handuk di Depan Ojek Online, Si Ojol Kabur, Ditonton 36 Ribu Kali

Baca: Mbak You Blak-blakan Soal Hubungan Ariel Noah dengan Artis P, Ternyata Luna Maya Sudah Merasakan

Baca: Dewi Perssik Sekarang Serumah & Merasakan Perlakuan Ibu Mertua, Kata-kata Manja Keluar dari Mulut DP

Sebelumnya, pada Rabu (06/02/2019), kegiatan fogging dilaksanakan di Tatahpemangkih Tengah (Tatahmakmur). Lalu, di Pulaunyiur (Karangintan) dan di Batutiris (Karangintan).

Pejabat eselon II di Bumi Barakat ini mengatakan hingga saat ini DBD masih menjadi fokus kegiatan institusinya. Ini mengingat kasus penyakit yang penularannya melalui perantara (vektor) nyamuk aedes aegypti tersebut, masih terjadi. Data terkini sejak awal Januari 2019 tercatat 108 kasus DBD di Banjar.

Serangan penyakit DBD di Kalsel sejak tahun lalu (2018) cukup tinggi dibanding tahun sebelumnya. Hamoir seluruh kabupaten/kota di provinsi ini meninggi angka kasus DBD, termasuk di Kabupaten Banjar.

Ikhwansyah mengaku bersyukur karena sejauh ini sejak awal Januari, tidak ada penderita DBD yang meninggal. Umumnya setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, kesehatan pulih.

Karena itu pihaknya juga terus menggiatkan aksi bersih-bersih lingkungan. Setidaknya tiap Jumat pagi turun ke lingkungan permukiman masyarakat untuk bahu-membahu membersihkan lingkungan.

Seluruh elemen masyarakat Banjar diminta makin peduli terhadap kebersihan lingkungan. Termasuk selalu mengecek dan membersihkan tempat-tempat yang bisa menampung air bersih. Pasalnya, nyamuk aedes aegypti (vektor penular DBD) hanya bertelur dan berkembangbiak di air jernih.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved