Kriminalitas HSU

Rumah Diduga Bandar Sabu di HSU Ini Dilengkapi 3 CCTV, Polisi Menduga untuk Memantau

Rumah Diduga Bandar Sabu di HSU Ini Dilengkapi 3 CCTV, Polis Menduga untuk Memantau

Rumah Diduga Bandar Sabu di HSU Ini Dilengkapi 3 CCTV, Polisi Menduga untuk Memantau
Polres HSU untuk Banjarmasinpost.co.id
Petugas Satresnarkoba Polres HSU saat membekuk Rasul, Rabu (6/2/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Petugas Satresnarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menangkap lima pelaku yang diduga satu jaringan peredaran sabu, dengan total barang bukti 38 paket sabu, Rabu (6/2/2019) siang.

Lokasi penangkapan di Jalan Kali Negara RT.06, Desa Sungai Durait Tengah, Kecamatan Babirik, Kabupaten HSU, Kalsel.

Lima pelaku yang diamankan, H Taupik Rahman alias H Upik (38), warga Desa Sungai Durait Tengah, kecamatan Babirik, HSU.

Akhmad Jamaludin (26), warga Jalan Desa Sungai Sandung, Kecamatan Sungai Sandung, HSU. 

Baca: BREAKING NEWS - Polres HSU Gulung Jaringan Narkoba, Dibekuk Rasul, Bandar, Pengedar Hingga Pemakai

Baca: Jelang Kabar Pernikahan Syahrini dan Reino Barack, Sahabat Ungkap Sikap Calon Istri Mantan Luna Maya

Baca: Mbak You Terawang Ada Pria Lain Antara Ahok Alias BTP dan Puput Nastiti Devi, Begini Nasibnya

Baca: Putra Bungsu Maia Estianty, Dul Jaelani Ungkap Beda Perlakuan Mulan Jameela dan Irwan Mussry

Baca: Reaksi Putri Mulan Jameela, Tiara Savitri Dituduh Hamil Diluar Nikah, Anak Tiri Ahmad Dhani Menjawab

Rasul (31), warga Jalan Empres, Kecamatan Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan (HSS), Anang Efendi (38), warga Desa Sungai Luang, Kecamatan Babirik, HSU dan Muhammad Ansyari (33), Jln Tembok Baru, Desa Murung Panti Hilir, Babirik, HSU.

Informasi didapat banjarmasinpost.co.id, jaringan ini sudah lama menjadi target karena diduga termasuk bandar besar dalam peredaran sabu.

CCTV di rumah H Taupik, Rabu (6/2/2019).
CCTV di rumah H Taupik, Rabu (6/2/2019). (Polres HSU untuk Banjarmasinpost.co.id)

Kemudian rumah pelaku H Upik, disinyalir selain jadi lokasi untuk transaksi jual beli, juga ada disiapkan tempat bagi pembeli untuk bisa memakai langsung.

Dugaan ini diperkuat saat petugas membongkar jaringan ini, diawali penangkapan pelaku H Upik yang diduga sebagai dengan barang bukti 18 paket sabu ditemukan di dalam kantong celana.

Tak hanya itu, saat masuk ke dalam rumah, petugas menemukan pelaku Akhmad Jamaludin yang diduga berperan sebagai pengedar, dengan barang bukti 19 paket sabu.

Kemudian petugas juga mendapati pelaku Rasul, Anang Efendi dan Muhammad Ansyari, di bagian loteng yang diduga sedang memakai sabu dan ditemukan bukti 1 paket sabu.

Selain itu di rumah pelaku ternyata ditemukan 3 buah CCTV yang terpasang di ruang tamu dan juga di bagian luar rumah.

Dari temuan inilah, maka diduga keberadaan CCTV ini memang dipasang untuk melancarkan usaha pelaku, karena selain tempat menjual, rumah pelaku juga disiapkan untuk pembeli yang ingin langsung memakai.

Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan, melalui Kasatresnarkoba Iptu Kamaruddin, Kamis (7/2/2019), membenarkan ada tiga CCTV terpasang di rumah pelaku.

"Situasi rumah dilengkapi CCTV, dua di luar rumah dan satu di ruang tamu," katanya. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved