Berita Kalteng

UPR Gandeng DAD Tingkatkan SDM Warga Lokal, Teken MoU Kerjasama Perguruan Tinggi

UPR Kalimantan Tengah berupaya meningkatkan sumber daya manusia penduduk lokal dengan menggandeng dewan adat dayak (DAD) setempat, Kamis (7/2/2019).

UPR Gandeng DAD Tingkatkan SDM Warga Lokal, Teken MoU Kerjasama Perguruan Tinggi
tribunkalteng.com/faturahman
Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerjasama dalam penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi antara Universitas Palangkaraya dengan Bank Kalteng, DAD Kalteng dan Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia di Gedung UPR Palangkaraya, Kamis (7/2/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Universitas Palangkaraya (UPR) Kalimantan Tengah berupaya meningkatkan sumber daya manusia penduduk lokal dengan menggandeng dewan adat dayak (DAD) setempat, Kamis (7/2/2019).

Kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerjasama dalam penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi antara Universitas Palangkaraya dengan Bank Kalteng, DAD Kalteng dan Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwilkum dan HAM) digelar di Aula Rahan Gedung Rektorat Lantai 2 Universitas Palangkaraya.

Rektor UPR, Andrie Elia Embang, mengatakan, sebagai perguruan tinggi lokal pihaknya bertanggunjawab untuk peningkatan sumber daya manusia warga lokal Kalimantan Tengah, sehingga dalam kerjasama yang digagas tersebut juga menggandeng DAD.

Baca: Penyebab Sebenarnya Anggia Chan Luluh pada Vicky Prasetyo yang Baru Cerai dengan Angel Lelga

Baca: Nikita Mirzani Pamer Isi Tabungan Miliaran Rupiah untuk Biaya Persalinan Anak dari Dipo Latief

Dikatakan Andrie Elia, selama ini masih banyak warga lokal di Kalteng belum mampu sekolah hingga perguruan tinggi, sehingga diperlukan adanya kerjasama untuk meningkatkan SDM warga lokal yang tidak mampy agar mereka bisa sekolah tinggi di UPR.

"Lulusan UPR juga diharapkan bisa ditampung di beberapa perkantoran pemerintahan serta kantor atau perusahaan swasta, sehingga UPR nantinya akan mencetak sarjana yang siap pakai ketika lulus kuliah bisa langsung kerja," ujarnya seraya mengatakan pihaknya bisa merekomendasikan 30 persen untuk mendidik warga tak mampu belajar di UPR.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, mengaku senang UPR bisa menggandeng pihaknya untuk tujuan mulia meningkatkan SDM warga lokal."Ini tentu sangat baik sekali agar warga lokal bisa bersaing dengan provinsi lain, tentu harus didukung," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved