Berita Kabupaten Banjar

Bidan Tak Menetap di Tiwinganbaru, Ini Kata Kadinkes Banjar

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar menaruh perhatian khusus terhadap persoalan yang dihadapi warga Desa Tiwinganbaru, Kecamatan Aranio,

Bidan Tak Menetap di Tiwinganbaru, Ini Kata Kadinkes Banjar
Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani
IKHWANSYAH, kadinkes Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar menaruh perhatian khusus terhadap persoalan yang dihadapi warga Desa Tiwinganbaru, Kecamatan Aranio, yakni ketiadaan bidan yang menetap.

"Saya akan segera konfirmasi ke Kepala Puskesmas Aranio mengenai hal itu. Ini karena layanan kebidanan di desa-desa berada di bawah pengawasan dan pembinaan puskesmas," ucap Kepala Dinkes Banjar Ikhwansyah, Jumat (08/02/2019).

Ia mengatakan idealnya memang tiap desa memiliki satu orang bidan. Namun hingga kini memang masih ada beberapa desa yang belum memiliki bidan tersendiri dan masih dirangkap oleh bidan dari desa tetangga.

Namun secara umum hingga saat ini, sebut Ikhwansyah, pelayanan kebidanan di seluruh desa di Kabupaten Banjar masih dapat diberikan secara baik. Beberapa bidan yang bertugas di dua desa masih mampu memberikan pelayanan secara memadai.

Baca: Putri Mulan Jameela, Tiara Savitri Ngamuk, Anak Tiri Ahmad Dhani Dituding Campuri Urusan Orangtua

Baca: Link Pendaftaran P3K 2019 (PPPK 2019) di sscasn.bkn.go.id Dibuka Mulai16.00 WIB, Cek Syaratnya!

Baca: Operasi ODOL Jaring Puluhan Angkutan Berat di Lingkar Dalam Kota Banjarmasin

Mengenai saran warga Tiwinganbaru agar bidan yang ditugaskan di desa setempat berasal dari daerah yang jauh, Ikhwansyah kurang sependapat. Pasalnya hal itu justru berpotensi memunculkan persoalan baru.

"Aspirasi yang selama ini menguat kan selalu meminta putra daerah/lokal yang ditugaskan. Nah, di Tiwingan itu bidannya kan juga orang Tiwingan. Kalau kami menempatkan bidan dari dari daerah yang jauh, sementara ada bidan dari putra lokal, nanti kami lagi yang dikomplain," tandasnya.

Jika ternyata selama ini di Tiwinganbaru jarang dikunjungi bidan, ucap Ikhwansyah, hal itu hanya persoalan pembinaan internal. "Segera nanti akan ditangani puskesmas untuk mengatur yang terbaik," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved