Berita Kabupaten Banjar

Dihadapan Wakil Ketua DPRD Mojokerto, Dondit Bekti Sebut RPH Selalu Capai Target

Sebanyak 16 anggota DPRD Mojokerta Komisi II yang dipimpin H Subandi selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto bertandang ke Dinas Peternakan

Dihadapan Wakil Ketua DPRD Mojokerto, Dondit Bekti Sebut RPH Selalu Capai Target
Disnakbun Banjar untuk BANJARMASINPOST.CO.ID
RPH kerbau dan sapi di Desa Jingahhabang Karangintan Kabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sebanyak 16 anggota DPRD Mojokerta Komisi II yang dipimpin H Subandi selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto bertandang ke Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar.

Mereka memuji penerapan retribusi pada Rumah Potong Hewan (RPH) Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar H Dondit Bekti menerima rombongan para wakil rakyat dari Kabupaten Mojokerto ini. Tujuan kunjungan mereka adalah untuk mencari referensi dalam menyusun peraturan daerah terkait peternakan dan kesehatan hewan.

Dia juga menjelaskan RPH di Desa Jingahhabang Ilir Kecamatan Karangintan Kabupaten Banjar ini selalu tercapai target setiap tahunnya dari retribusi. Pada 2017 menargetkan Rp 86 jutaan, tercapai dan pada 2018 target sama juga tercapai malahan capaiannya 114 persen, sedangkan pada 2019 targetnya Rp 100 juta.

Dalam empat tahun ada tiga kali kenaikan retribusi di RPH tersebut, mulai dari Rp 20 ribu per ekor menjadi Rp 25 ribu per ekor dan sekarang menjadi Rp 35 ribu per ekor. Setiap hari rata-rata sapi di RPH tersebut antara tujuh sampai delapan ekor, sedangkan RPH berkapasitas 15 ekor sapi.

Baca: Reaksi Putri Mulan Jameela, Tiara Savitri Kala Disinggung Rumah Tangga Ibunya dan Ahmad Dhani

Baca: Putri Mulan Jameela, Tiara Savitri Ngamuk, Anak Tiri Ahmad Dhani Dituding Campuri Urusan Orangtua

Baca: Daftar Persyaratan dan Link Pendaftaran PPPK atau P3K Resmi Dibuka Via Sscasn.bkn.go.id

“Saat ini sapi yang masuk RPH segi ukuran memang kecil, tetapi dari jumlah dagingnya meningkat karena yang masuk RPH rata-rata sapi jenis Limousin. RPH di Desa Jingahhabang juga sudah mengantongi sertifikasi MUI serta dalam melakukan pemotongan sesuai yang diamanahkan oleh Undang-undang, Nomor 41 tahun 2018 tentant peternakan dan kesejahteraan hewan,” jelasnya.

Dondit Bekti juga memaparkan terkait strategi meningkatkan produksi dan produktivitas peternakan dan perkebunan di Kabupaten Banjar. Pihaknya menggunakan strategi optimalisasi indukan bunting (IB) dan Intensifasi kain alam (INKA), meningkatkan produksi pakan ternak, meningkatkan penanganan kesehatan hewan, meningkatkan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) dan penerapan produk pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh dan halal.

Selain itu juga pemanfaatan lahan tidur atau kering non produktif dan peningkatan kualitas lahan, pengembangan dan penerapan teknologi produksi perkebunan, perlindungan Tanaman Perkebunan, pengembangan teknologi pasca panen dan pengolahan, peningkatan infrastruktur dan sarana prasarana peternakan dan perkebunan.

Juga menumbuhkembangkan usaha-usaha industri pengolahan dan diversifikasi produk olahan peternakan dan perkebunan. meningkatkan pengelolaan sumberdaya peternakan dan perkebunan, meningkatkan peran penyuluh pertanian dalam rangka pemberdayaan kelompok tani dan alih teknologi peternakan dan perkebunan

“Penyusunan Peraturan Daerah tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan nantinya agar sesuai apa yang diharapkan dan keinginan masyarakat,” jelas Wakil Ketua DPRD Mojokerto H Subandi saat diterima oleh jajaran Disnakbun Banjar.

Dia juga mengatakan, informasi yang diperoleh akan ditindaklanjuti oleh DPRD Mojokerto agar sekembalinya ke daerah menjadi bahan pembelajaran. Selama ini ada Perda-Perda yang perlu disempurnakan.

Perlakuan tentang retribusi pemotongan hewan di RPH Kabupaten Banjar dinilai DPRD Mojokerto salah satu yang cocok untuk diterapkan di Mojokerto, karena sesuai dengan perkembangan perekonomian sekarang. Namun menurutnya perlu juga dibangun Pasar Hewan Ruminansia (hewan memah biak), dengan harga standar ternak. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved