Serambi Mekkah

Pemkab Banjar Gelar Bimtek pengelolaan keuangan dengan Sistem E-Monev dan Si-PETAH

Pemerintah Kabupaten Banjar terus meningkatkan kompetensi pengelolaan bagi penatausaha keuangan, bendahara dilingkungan Pemkab Banjar.

Pemkab Banjar Gelar Bimtek pengelolaan keuangan dengan Sistem E-Monev dan Si-PETAH
Kominfo Kabupaten Banjar
Bimtek di aula Barakat Pemkab Banjar untuk meningkatkan kompetensi mengelola keuangan daerah, Kamis (7/2). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pemerintah Kabupaten Banjar terus meningkatkan kompetensi pengelolaan bagi penatausaha keuangan, bendahara dilingkungan Pemkab Banjar.

Salah satunya dengan menggelar bimtek pengembangan SDM dalam rangka meningkatkan kompetensi pengelolaan keuangan daerah melalui sistem pengembangan aplikasi e-Monev dan si-PETAH tahun 2019 dengan peserta Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK), bendahara penerimaan, bendahara pengeluaran tahun 2019 lingkup SKPD Kabupaten Banjar.

Acara tersebut dibuka oleh Bupati Banjar dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana di Aula Barakat, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Banjar, Martapura, Kamis (7/2/2019) pagi.

Pada sambutan Bupati Banjar yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana mengapresiasi dilaksanakannya bimtek tersebut.

Bimtek di aula Barakat Pemkab Banjar untuk meningkatkan kompetensi mengelola keuangan.
Bimtek di aula Barakat Pemkab Banjar untuk meningkatkan kompetensi mengelola keuangan. (Kominfo Kabupaten Banjar)

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar, saya sangat mengapresiasi dilaksanakannya bimtek pengembangan SDM dalam rangka meningkatkan kompetensi pengelolaan keuangan daerah melalui sistem pengembangan aplikasi e-Monev dan system informasi pencairan cepat akurat dan handal (si-PETAH), hari ini,” katanya.

Penerapan sistem aplikasi E-Monev dan Si-PETAH merupkan sistem yang bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah dan memperkuat terciptannya outcome pengelolaan keuangan publik, melalui pengaturan manajemen stategis pengelolaan keuangan daerah, mulai perencanaan, evaluasi hingga pertanggung jawaban.

I Gusti Nyoman Yudiana, menyampaikan pengelolaan keuangan daerah memegang peranan penting dalam proses pengelolaan keuangan daerah secara keseluruhan. Sehingga, kualitas SDM pengelola keuangan daerah harus terus ditingkatkan.

“Kualitas SDM pengelola keuangan daerah, harus terus ditingkatkan, agar pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah dapat berjalan dengan lebih baik, khususnya di Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Sistem aplikasi (SI-PETAH) dan E Money memiliki manfaat yang sangat besar bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar, karena dapat memantau dan melakukan percepatan realisasi anggaran belanja setiap SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar secara langsung.

“Saya berharap, dengan dilaksanakannya bimtek ini dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparansi, serta kemampuan pelaksana keuangan SKPD dalam pemantauan pengelolaan keuangan daerah dengan menggunakan sistem aplikasi, sehingga dapatkan meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah yang baik. Semoga ini dapat menambah inovasi daerah dan mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP),” harapnya.

Narasumber kegiatan bimtek tersebut yaitu dari Diskominfo Blitar Kasi Pengembangan Aplikasi dan Tata Kelola E-Government, Asyik fauzi dan BPKAD Blitar, Kasubbid Anggaran III, Ahmad Saik. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved