Dampak Kenaikan Tiket Pesawat

Porter Bandara Syamsuddin Noor Akui Sulit Cari Rp 50 Ribu Sehari, Imbas Naiknya Harga Tiket Pesawat

Porter Bandara Syamsuddin Noor Mengaku Sulit Cari Rp 50 Ribu Sehari, Imbas Naiknya Harga Tiket Pesawat

Porter Bandara Syamsuddin Noor Akui Sulit Cari Rp 50 Ribu Sehari, Imbas Naiknya Harga Tiket Pesawat
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Porter di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Jumat (8/2/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Bukan hanya UMKM dan tenant di Bandara Syamsudin Noor kena imbas kenaikan harga tiket pesawat.

Kenaikan harg tiket yang bikin lesu penerbangan di Januari dan Februari 2019 juga sangat berimbas ke jasa angkut alias porter di bandara.

Koordinator Porter malam, Subhan, Jumat (8/2/2019) mengaku kebijakan menaikkan harga tiket dan berbagi berbayar ini sangat berdampak pada pekerjaan porter.

"Biasanya mencari uang Rp 150 ke Rp 200 ribu sehari bisa saja sebagai Porter. Tapi sekarang cari Rp 50 ribu sangat sulit. Meski nongkrong dua jam tiga jam belum tentu ada yang menggunakan jasa kami," kata Subhan.

Baca: Kronologi Penjual Sayur Tabrak Truk Parkir Hingga Tewas, Pengemudi Truk Malah Kabur

Baca: Balasan Nicholas Sean Jelang Pernikahan Ahok Alias BTP dan Puput Nastiti Devi, Untuk Veronica Tan?

Baca: Tarif Kencan Adik Julia Perez, Della Perez Terungkap di WA Mucikari Prostitusi Artis, Vanessa Angel?

Baca: Reino Barack Ragu Nikahi Syahrini Diungkap Sosok Ini di Depan Hotman Paris, Karena Luna Maya?

Baca: Link Pendaftaran P3K 2019 (PPPK 2019) di sscasn.bkn.go.id Dibuka Mulai 16.00 WIB, Cek Syaratnya!

Baca: Imbas Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Pengunjung Tenant di Bandara Syamsudin Noor Berkurang

Bahkan diceritakan Subhan, pernah seminggu yang lalu dari pukul 15.00 sampai pukul 22.00 Wita tak ada satu pun penumpang yang pakai jasa Porter.

"Adapun penumpangnya, sekarang tak mau bawa bagasi. Sangat bener berdampak kepada kami," kata Subhan.

Belum lagi, sambung Subhan, dirinya perbulan diminta bayar Rp 1, 2 juta. Per orang per Porter kepada pihak PT Angkasapura.

"Jadi sehari harus menyisihkan Rp 40 ribu dan di Angakasapura semua Porter ada 40. Mungkin kalau lama kelamaan tidak ada yang pakai jasa porter kami tidak akan dipakai lagi," kata dia.

Dia mengaku sementara ini bertahan karena ada pelanggan yang masih terjadwal. "Yang langganan calling kita layani masih, dan itu yang jadi hitungan kami yang tetap," kata dia. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved