Berita Banjarmasin

Cara Daftar Masuk DPTb Bisa Dilakukan via Whatsapp, Cek Penjelasan KPU Banjarmasin

Cara Daftar Masuk DPTb Bisa Dilakukan via Whatsapp, Cek Penjelasan KPU Banjarmasin

Cara Daftar Masuk DPTb Bisa Dilakukan via Whatsapp, Cek Penjelasan KPU Banjarmasin
Dok KPU Banjarmasin untuk BPost Group
Ketua KPU Banjarmasin, Khairunnizan (tengah) menjelaskan tentang pemilih yang masuk DPTb. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - KPU Kota Banjarmasin memberikan layanan via aplikasi Whatsapp untuk penduduk Banjarmasin yang ingin mendaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb).

Fasilitas layanan tersebut bisa melalui kontak KPU Kota Banjarmasin (0511) 3303106 untuk mendapatkan nomor Whatsapp petugas yang mengurus DPTb tersebut.

Dijelaskan oleh Ketua KPU Banjarmasin, Khairunnizan, metode tersebut digunakan untuk mempermudah warga memilih.

Tentunya untuk DPTb bisa dilakukan oleh warga domisili Banjarmasin, atau warga yang ada di Banjarmasin kemudian DPT nya berada di luar daerah.

Selain itu juga penduduk Banjarmasin yang tinggal di luar daerah namun namanya terdaftar pada DPT di Banjarmasin.

Baca: Live Beinsports 2! Live Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid di La Liga Spanyol Malam ini

Mekanisme mengurus DPTb via Whats App dikatakan Khairunnizan cukuplah mudah. Dimana KPU hanya meminta dikirimkan foto dari KTP Elektronik yang dimiliki.

"Kami mempersilakan masyarakat bisa mengurus DPTb via Whats App, asal berkenan mengirim foto KTP elekrotnik via chat," ucap Khairunnizan pada acara konferensi pers di Kantor KPU Banjarmasin, Sabtu (9/2/2019).

Saat ini ujar Khairunnizan, telah ada sejumlah warga yang sudah mengurus DPTb tersebut.

Selain itu, pada prosedur mengurus surat keterangan pindah memilih, pemilih harus membawa KTP, foto kopi KK ke KPU Banjarmasin sebelum tanggal 17 Februari 2019 untuk tahap 1, sementara tahap dua yakni tanggal 3 Maret 2019.

Pascapengiriman atau pengurusan identitas, maka pihak KPU akan memeriksa dan menyiapkan form A5. Pada form A5 juga sudah tertera alasan pindah pemilih tersebut.

Pada tahap satu, Khairunnizan mengharapkan masyarakat lebih banyak yang mengurus DPTb, sehingga pihak logistik bisa menyiapkan perlengkapan pemilihan ketika hari H

Baca: Jawaban Sule Ketika Ditanya Andre Taulany Keluar OVJ Karena Masalah dengan Azis Gagap dan Parto

Hal serupa juga dijelaskan oleh Komisioner KPU Banjarmasin Bidang program dan data, Rahmiyati Wahdah. Ia mengatakan pada tahap satu, apabila banyak yang masuk DPTb maka KPU bisa memetakan atau meletakan pertambahan TPS.

"Karena ini berhubungan dengan TPS, jadi untuk H-60 kami harapkan lebih banyak dan pada tahap II, tidak ada lagi penambahan TPS," jelasnya.

Ia juga berharap pada tahap dua tidak ada pertambahan secara signifikan. Sehingga pada tahap satu, KPU gencar melakukan jemput bola ke perguruan tinggi dan perusahaan untuk pemilih DPTb tersebut.

(banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved