Gangguan Berpikir hingga Pola Tidur, 7 Dampak Buruk Jika Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Olahan

kebanyakan dari kita biasa membelinya, namun konsumsi makanan olahan secara berlebihan sebetulnya tidak baik bagi kesehatan.

Gangguan Berpikir hingga Pola Tidur, 7 Dampak Buruk Jika Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Olahan
istimewa
makanan kaleng 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Makanan olahan sangat akrab dalam keseharian masyarakat Indonesia.

Namun tahukah kamu apa yang dimaksud makanan olahan? Academy of Nutrition and Dietetics mendefinisikan makanan olahan sebagai makanan yang “dimasak, dikalengkan, dibekukan, dikemas, atau diubah komposisi nutrisinya”.

Meski kebanyakan dari kita biasa membelinya, namun konsumsi makanan olahan secara berlebihan sebetulnya tidak baik bagi kesehatan.

Dilansir dari laman Insider, berikut dampak buruk yang mungkin kamu alami jika mengkonsumsi terlalu banyak makanan olahan:

1. Masalah pencernaan

Direktur kesehatan masyarakat, pencegahan dan promosi kesehatan di University of Arizona College of Medicine, Dr. Farshad Fani Marvasti, MPH menjelaskan bahwa makanan olahan apapun berisiko mengakibatkan masalah pencernaan.

“Makanan-makanan tersebut memiliki tambahan zat kimia dan berpotensi sulit dicerna dan diproses oleh tubuh,” kata Marvasti.

Selain itu, zat-zat tersebut bisa menjadi racun bagi bakteri baik di tubuh.

Untuk mengetahui perbedaan makanan alami dan olahan adalah dengan membaca daftar bahan-bahannya.

“Jika kamu tidak mengenali nama bahannya, maka bahan tersebut cenderung tidak alami dan berpotensi mengganggu pencernaan serta masalah kesehatan lainnya,” kata dia.

2. Gangguan berpikir

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved