Berita Olahraga

PSTSI Kalsel Siapkan 10 Pesepaktakraw untuk Tim Inti Menyongsong Kualifikasi PON 2019

Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTSI) Kalimantan Selatan hanya akan menyiapkan sepuluh pemain putra dan putri

PSTSI Kalsel Siapkan 10 Pesepaktakraw untuk Tim Inti Menyongsong Kualifikasi PON 2019
banjarmasinpost.co.id/mariana
Kejurprov Sepak Takraw se Kalsel yang berlangsung pada 23-26 Desember 2018 di Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTSI) Kalimantan Selatan hanya akan menyiapkan sepuluh pemain putra dan putri untuk masuk tim inti sepak takraw.

Para pemain yang dipilih itu akan menyongsong babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019 menuju PON 2020 nanti.

Ketua Harian Pengprov PTMSI Kalsel, Zainal Abidin, menjelaskan, para atlet takraw yang dipilih berdasarkan hasil Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang diikuti masing-masing utusan kabupaten dan kota.

"Sepuluh pemain putra dan putri yang dipilih untuk diproyeksikan menjadi tim inti sepak takraw Kalsel," kata Zainal.

Sepuluh pemain yang dipilih melalui Kejurprov akan menjalani pemusatan latihan secara intensif.

Baca: Jadwal Tes Pra Musim MotoGP 2019 di Sirkuit Loasil Qatar, Akankah Rossi Ungguli Marquez Lagi?

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Spanyol Malam Ini Pekan 23, Derby Madrid Atletico Madrid vs Real Madrid!

Baca: Jadwal Newcastle Jets vs Persija Jakarta Kualifikasi Liga Champion Asia 2019, Tanpa Beban

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Italia Pekan 23 : Parma vs Inter Milan, Sassuolo vs Juventus

Baca: Jelang Piala Presiden 2019- Barito Akan Ajak Arema Ujicoba, Jacksen F Tiago Khawatir Cuaca di Malang

Setelah itu diseleksi kembali yang akhirnya menghasilkan tim inti sepak takraw Kalsel dalam mengikuti Pra-Pon 2019 di Bengkulu.

"Untuk nama nama memang belum tapi nanti 10 putra dan putri akan dipilih," ujar dia.

Pada perhelatan Kejurprov yang dilangsungkan 23-26 Desember 2018 di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan HKSN Banjarmasin, sengaja mempertandingkan kategori kelahiran 1993 guna menyaring pemain potensial dan andal.

“Sedangkan kategori pemain maksimal kelahiran 2001, khusus untuk program pembibitan atlet. Sekaligus ajang pemanasan bagi setiap kabupaten dan Kota dalam menyiapkan tim sepak takraw lokal masing-masing, daerah,” ucapnya.

Menyongsong babak kualifikasi,lanjutnya, diperlukan pemain yang mumpuni dan persiapan yang matang.

Halaman
12
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved