Rekrutmen PPPK

Seleksi PPPK Dibuka, Disdik Banjarmasin Mengaku Belum Menerima ini

DIBUKANYA rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I ternyata tidak dibarengi turunnya petunjuk teknis (juknis)

Seleksi PPPK Dibuka, Disdik Banjarmasin Mengaku Belum Menerima ini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Sabtu (9/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DIBUKANYA rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I ternyata tidak dibarengi turunnya petunjuk teknis (juknis) bagi badan kepegawaian di daerah.

Ini diakui Sekretaris Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Sarwani.

“Sampai saat ini kami belum menerima juknis rekrutmen PPPK Tahap I itu,” ujarnya.

Sarwani menjelaskan, syarat untuk melamar PPPK secara umum, memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan, secara khusus S1 linier bidang studi yang dibutuhkan.

Ini sesuai amamah UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen.

Baca: Sindiran Adik Ahok, Harry Jelang Pernikahan BTP dengan Puput Nastiti Devi, Sebut Cerita Sinetron

Baca: Respon Honorer Menyikapi Dibukanya Seleksi PPPK, Informasi Simpang Siur Bikin Bingung

Baca: Link Sscasn.bkn.go.id Pendaftaran PPPK atau P3K 2019 Bisa Diakses, Jabatan Ini Tak Bisa Diisi

Baca: Fotonya di HP Mucikari, Finalis Puteri Indonesia Maulia Lestari Diperiksa Kasus Prostitusi Online

Baca: Penumpang Lion Air Cuma Tiga Orang, Pesawat Banyak Nganggur di Bandara, Dampak Mahalnya Harga Tiket

“Berapa pun kuota PPPK untuk Banjarmasin kita sambut baik dan bersyukur. Sebab, CPNS tenaga guru 2018, kita cuma mendapatkan 127 formasi saja. Kita masih kekurangan ribuan PNS tenaga guru,” ujarnya.

Sarwani mempersilakan para guru honor K2 berkompetisi untuk bisa diterima di PPPK.

Saat ini, di Banjarmasin ada 80 tenaga guru honor belum K-2, karena saat rekrutmen K2 mereka belum lulus kuliah.

“Di Banjarmasin sendiri masih kekurangan 1.001 PNS guru SD dan 357 guru PNS SMP. Jadi kita bersyukur karena ada penerimaan PPPK ini,” ujarnya.

Menurut Sarwani, dengan bertambahnya aparatur sipil negara (ASN) berupa PPPK, maka mutu lulusan dari siswa akan terus meningkat karena guru-guru yang mengajar kompeten.

“Dengan tambahan PPPK saat ini, maka kekurangan guru PNS SD dan SMP baru terpenuhi 1/4 nya saja,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved