Berita Kalteng

Buaya Pemangsa Tangan Kiri Warga Teluk Sampit Kalteng Akhirnya Tertangkap, Ini Penjelasan BKSDA

Buaya Pemangsa Tangan Kiri Warga Teluk Sampit Kalteng Akhirnya Tertangkap, Ini Penjelasan BKSDA

Buaya Pemangsa Tangan Kiri Warga Teluk Sampit Kalteng Akhirnya Tertangkap, Ini Penjelasan BKSDA
Dok BKSDA Kalteng untuk BPost Group
Buaya Pemangsa Warga Teluk Sampit, Kotim Kalteng akhirnya ditangkap setelah dilakukan penjebakan, Minggu (10/2/2019). Buaya ini sempat memangsa tangan kiri warga setempat hingga putus. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Buaya Pemangsa Tangan Kiri Warga Teluk Sampit Kalteng Akhirnya Tertangkap, Ini Penjelasan BKSDA

Kasus putusnya tangan kiri, Julhaidir (41) warga Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, akibat serang buaya ganas penghuni Pulau Hanaut, Kecamatan Hanaut, Kotim, saat melakukan aktifitas mandi di Sungai Seranggas anak Sungai, Mentaya, pada Jumat (1/2/2019), sore menjelang malam, ditindaklanjuti instansi terkait.

Balai Konservasi sumber daya alam (BKSDA) Kalteng melalui tim Wildlife Rescue (WRU) dibantu Petugas Polair Polda Kalteng dan Polsek Samuda, dan warga berhasil menangkap buaya ganas pemangsa warga bantaran Sungai Mentaya tersebut dan melakukan evakuasi ke Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling, Palangkaraya.

Informasi, Herman warga Teluk Sampit, Minggu (10/2/2019) menyebut, setelah berhasil memangsa tangan Julhaidir, warga kemudian melapor ke petugas yang kemudian ditindaklanjuti oleh petugas WRU BKSDA Kalteng SKW II untuk menangkap buaya yang diduga menyerang warga Dusun Seranggas, Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, tersebut.

Baca: LINK Live Streaming Manchester City vs Chelsea Liga Inggris Malam Ini, Live RCTI & Bein Sports 1

Baca: Penjelasan Presiden Jokowi Soal MRT di Jakarta Usai Disinggung Prabowo Subianto Jelang Pilpres 2019

"Buayanya berhasil ditangkap setelah dipasang perangkap oleh petugas dengan umpan ayam, dan masuk ke dalam kerangkeng besi pada subuh, sepekan setelah menyerang warga Teluk Sampit yang tangan kirinta hingga putus dan korban dilarikan ke rumah sakit RS Murjani Sampit, " ujarnya.

Tim Wild Life Rescue Unit SKW II BKSDA Kalteng bersama-sama dengan Anggota Polair Polda Kalteng, Anggota Polsek Samuda, Staf Kecamatan Teluk Sampit dan Staf Desa Lempuyang melakukan pemasangan perangkap buaya di Sungai Seranggas, di Dusun Seranggas, Desa Lempuyang Kecamatan, Teluk Sampit, Kotawaringin Timur.

Selain memasang perangkap Tim juga menghimbau kepada warga sekitar lokasi serangan untuk berhati-hati dalam beraktivitas di sekitar sungai,sehingga,
Jum’at (8/2/2019) Pukul 06.00 WIB Tim WRU mendapatkan informasi dari dari Ketua RT setempat, bahwa ada buaya yang masuk dalam perangkap yang telah dipasang.

Kemudian, esok harinya, Sabtu (9/2/2019) Tim WRU SKW II BKSDA Kalteng menuju lokasi dan bersama-sama pihak desa, kecamatan, Pospol dan Polsek setempat untuk mengevakuasi buaya tersebut.

Baca: Vanessa Angel Juga Layani Muncikari Prostitusi Online Artis? Polda Jatim Beri Klarifikasi Resmi

Baca: LINK Live Streaming Sassuolo vs Juventus Liga Italia Malam Ini di Bein Sports 3, Dilema Dybala

Buaya teridentifikasi merupakan buaya muara (Crocodylus porosus) dengan panjang 3,5 meter.

Saat ini,Minggu (10/2/2019) buaya tersebut telah diamankan di Pos Penjagaan Bandara dan Pelabuhan Sampit-BKSDA untuk selanjutnya akan dibawa ke Kandang Transit Buaya di TWA Tangkiling.Meski begitu, warga setempat masih merasa takut, karena setiap hari ada saja buaya yang berseliweran di Sungai Rangas tersebut, karena habitat atau sarangnya tak jauh dari tempat tersebut.

Kepala Desa Pulau Hanaut, Ardiansyah , mengakui, Pulau Hanaut selama ini mmang dikenal sebagai lokasi habitat buaya muara yang ada di Teluk Sampit dab sekitarnya, yang jumlahnya cukup banyak."Memang buaya -buaya itu sering menyeberangi sungai dan masuk ke sekitar permukiman masyarakat sehingga sering mengganggu warga dan memangsa," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved