Kriminalitas Tapin

Kronologi Pemuda dan 2 Siswa SMP Perkosa Penjaga Warung di Bungur Tapin, Ini Kata Polisi

Kronologi Pemuda dan 2 Siswa SMP Perkosa Penjaga Warung di Bungur Tapin, Ini Kata Polisi

Kronologi Pemuda dan 2 Siswa SMP Perkosa Penjaga Warung di Bungur Tapin, Ini Kata Polisi
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Kasatreskrim Polres Tapin, AKP Andi Setiawan berikan penjelasan soal persetubuhan yang dilakukan MAH (51), Jumat (1/2/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kronologi Pemuda dan 2 Siswa SMP Perkosa Penjaga Warung di Bungur Tapin, Ini Kata Polisi

Rah (22) pemuda dan temannya, dua bocah yang masih duduk di bangku SMP diamankan dan ditahan di sel Mapolres Tapin karena melakukan perkosaaan ke penjaga warung malam.  

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dari warga di Desa Bungur, ketiganya diciduk anggota Reserse Mobile Satreskrim Polres Tapin, masing-masing di rumahnya. 

Orangtua korban dari Kota Banjarmasin, tidak terima anak perempuannya dikerjai para pelaku sehingga melapor ke Polsek Bungur

Sementara itu, informasi lainnya, menyebutkan peristiwa yang dialami korban itu terjadi di Dusun Tebing Tinggi, Desa Bungur, Kecamatan Bungur, sekitar akhir Desember 2018 lalu. 

Baca: Buaya Pemangsa Tangan Kiri Warga Teluk Sampit Kalteng Akhirnya Tertangkap, Ini Penjelasan BKSDA

Korban yang belum dewasa itu bekerja sebagai pramusaji di warung malam di Desa Banua Padang, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) didatangi para pelaku. 

Berikutnya, berlima, yaitu pelaku bertiga dan korban dua temannya sesama penjaga warung malam itu menuju Dusun Tebing Tinggi, Desa Bungur, Kecamatan Bungur. 

Di Dusun Tebing Tinggi itulah, korban merasa dikerjai para pelaku. Korban diduga tak berdaya diperkosa secara bergantian para pelaku. 

Beruntung, perempuan yang bersama korban, justru tidak dikerjai para pelaku. Korban mengancam akan melaporkan para pelaku karena berbuat asusila terhadapnya.  

Baca: LINK Live Streaming Manchester City vs Chelsea Liga Inggris Malam Ini, Live RCTI & Bein Sports 1

Kasatreskrim Polres Tapin, AKP Andi Setiawan dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Minggu (10/2/2019) mengakui para pelaku sudah ditangkap. 

Andi mengimbau agar orangtua memperhatikan pergaulan dan dengan siapa teman anak-anak mereka. 

Tak hanya itu, orangtua dan aparat Pemerintah yang berwenang harus memberikan pelajaran edukasi seksual kepada para remaja dan anak-anak agar peristiwa tersebut tak terulang. 

Baca: Vanessa Angel Juga Layani Muncikari Prostitusi Online Artis? Polda Jatim Beri Klarifikasi Resmi

"Kasus itu sebenarnya ditangani Polsek Bungur karena orangtua korban mengadu dan korbannya juga sudah memberikan keterangan di Polsek Bungur

Unit PPA Satreskrim Polres Tapin hanya menerima pelimpahan perkara saja karena korbannya perempuan masih dibawah umur," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved