Pilpres 2019

Penjelasan Presiden Jokowi Soal MRT di Jakarta Usai Disinggung Prabowo Subianto Jelang Pilpres 2019

Penjelasan Presiden Jokowi Soal MRT di Jakarta Usai Disinggung Prabowo Subianto Jelang Pilpres 2019

Penjelasan Presiden Jokowi Soal MRT di Jakarta Usai Disinggung Prabowo Subianto Jelang Pilpres 2019
tribunbogor.com/kolase
Prabowo dan Jokowi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sempat disinggung Prabowo Subianto, akhirnya Presiden Jokowi membahas tentang proyek mass rapid transit ( MRT) jelang Pilpres 2019.

Di depan alumni SMA Jakarta, calon presiden nomor urut 01 Presiden Jokowi membahas pentingnya pembangunan infrastruktur di Indonesia. Di Jakarta, salah satu pembangunan infrastruktur yang keputusannya dibuat Jokowi adalah proyek mass rapid transit ( MRT).

Jokowi pun menceritakan dirinya yang dulu masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta menghadapi dilema ketika harus memutuskan itu.

Jokowi mengatakan, proyek MRT sudah direncanakan di Pemprov DKI Jakarta selama 26 tahun, tetapi tak kunjung dieksekusi.

"Kenapa tidak segera diputuskan? Karena dari hitungan dan kalkulasi, terus dihitung, selalu hitungannya adalah rugi sehingga tidak berani diputuskan sampai 26 tahun," ujar Jokowi di Istora Senayan, Minggu (10/2/2019).

Jokowi berada di Istora untuk menerima dukungan dari alumni SMA Jakarta. Jokowi melanjutkan, sebenarnya pemerintah tidak boleh berbicara soal untung rugi dalam masalah ini. Pemerintah harus melihat dari sudut pandang ekonomi makro.

Akibat kemacetan di Jakarta, kerugian yang dialami setiap tahunnya mencapai Rp 100 triliun. Jumlahnya akan terus menerus bertambah jika tidak ada terobosan untuk mengatasinya.

Jokowi mengatakan, hal inilah yang membuat dia akhirnya memutuskan untuk memulai proyek MRT.

"Kalau hitungannya hanya untung rugi, enggak mungkin kita putuskan. Tapi kita harus lihat kerugian makro itu," ujar Jokowi. 

"Ini adalah keputusan politik yang saya ambil dengan segala risiko yang juga pasti saya terima. Ada yang mencaci maki saya, silakan. Ada yang menghina, menghina, menghina, silakan, enggap apa-apa," tambah dia.

Jokowi menegaskan bahwa itu adalah keputusan politik. Bukan sebuah hitung-hitungan untung dan rugi. Dia mengatakan, dirinya tidak takut untuk mengambil sikap semacam itu asalkan demi kebaikan rakyat.

"Tidak ada rasa takut sedikit pun di hati saya dalam seiap memutuskan keputusan politik yang penting," ujar Jokowi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi: MRT adalah Keputusan Politik yang Saya Ambil dengan Segala Risiko... "

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved