Berita Kalteng

Sebelum Tenggelam di Sungai Terussanraya, Petani Ini Dihantam Gelombang dari Kapal Pengangkut Sawit

Bagi warga yang tinggal di sekitar Sungai Terussanraya, Kabupaten Kapuas, Kalteng, hampir setiap hari melihat kapal-kapal pengangkut kelapa sawit

Sebelum Tenggelam di Sungai Terussanraya, Petani Ini Dihantam Gelombang dari Kapal Pengangkut Sawit
Humas Polda Kalteng
Petugas melakukan penyisiran mencari korban hilang tenggelam di Sungai Terusanraya Kapuas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KAPUAS - Bagi warga yang tinggal di sekitar Sungai Terussanraya, Kabupaten Kapuas, Kalteng, hampir setiap hari melihat kapal-kapal pengangkut kelapa sawit yang berseliweran di lokasi tersebut.

Kapal yang lewat dari tonase kecil hingga tonase besar yang ketika lewat menimbulkan gelombang besar sehingga memang rawan bagi perenang yang belum berpengalaman menyebarang sungai.

"Sungai terusan ini memang jadi tempat lewat kapal pengangkut sawit dan kapal barang lainnya, memang gelombangnya cukup besar, sehingga untuk warga yang berenang harus waspada," ujar Agus, salas satu warga Kapuas, Minggu (10/2/2019).

Seorang warga Kapusa bernama Nurul Kawatib (25) masih lajang, Sabtu (9/2/2019) dikabarkan tenggelam saat berenang di Sungai Terusanraya RT 02 RW 01 Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Baca: BREAKING BEWS - Petani Kapuas Tenggelam saat Pulang dengan Menyeberang Sungai Terusanraya

Baca: Al & Dul Jaelani Dibuilly Pendukung Capres Usai Ahmad Dhani Divonis, Maia Estianty Pun Panen Pujian

Baca: Mandala Shoji Masuk Penjara, Istrinya Maridha Deanova Bohongi Anaknya Sebut Mandala 3 Bulan Itikaf

Baca: Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan 26 - Liverpool Berada di Puncak, Manchester United Kudeta Chelsea

Salah satu rekan korban, Randi (20) mengatakan, saat kejadian usai mereka dari kebun bertani, sebenarnya mereka ingin pulang naik jukung untuk menyeberang sungai, tapi ternyata jukung untuk penyeberangan tidak ada sehingga akhirnya nekat berenang menyebarang sungai.

"Saat berenang menyeberang sungai itulah, memang ada kapal pengangkut sawit lewat dengan gelombang besar sehingga kami sempat kewalahan melewatinya, mungkin Nurul tenggelam saat itu," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved