Berita Regional

Bule Australia Nikahi Kembang Desa di Kalsel, Ternyata Tidak Terdaftar di Imigrasi, Begini Nasibnya

RSDB (53) lelaki WN Australia menikah dengan gadis WNI asal Sungai Buluh, Kecamatan Kasarangan, Kabupaten Hulu Sungau Tengah (HST) di Bali.

Bule Australia Nikahi Kembang Desa di Kalsel, Ternyata Tidak Terdaftar di Imigrasi, Begini Nasibnya
Istimewa/imigrasi kalsel
RSDB (53) lelaki WN Australia menikah dengan gadis WNI asal Sungai Buluh, Kecamatan Kasarangan, Kabupaten Hulu Sungau Tengah (HST) di Bali. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - RSDB (53) lelaki WN Australia menikah dengan gadis WNI asal Sungai Buluh, Kecamatan Kasarangan, Kabupaten Hulu Sungau Tengah (HST) di Bali.

Kemudian pesta pernikahannya diselenggarakan secara meriah pada Minggu (10/2) di Sungai Buluh ternyata pemegang fasilitas Visa On Arrival (VOA) selama 30 hari dan sudah diperpanjang oleh Kantor Imigrasi Denpasar sehingga berlaku sampai dengan tanggal 14 Maret 2019.

"Ini artinya keberadaan RSDB di Indonesia adalah legal walaupun yang bersangkutan tidak tercatat di jajaran keimigrasian di Kalimantan Selatan," ucap Dodi Karnida Kepala Divisi Keimigrasian Kalimantan Selatan, Senin (11/2).

Hal ini juga dibenarkan Kepala Kantor Imigrasi Banjarmasin Syahrifullah.

Pernikahan internasional memberikan kebahagiaan antar dua individu Indonesia dan Australia.

“Jadi pengantin pria asal Australia ini mungkin sudah berulang kali datang ke Indonesia melalui Bandara Ngurah Rai dan terakhir datang menggunakan fasilitas Visa On Arrival (Visa Kunjungan Saat Kedatangan-VKSK) selama 30 hari dan sudah diperpanjang sampai dengan tanggal 14 Maret 2019," katanya.

Baca: Niat Besuk Keluarga, Nova Malah Rasakan Genangan Air di Ruangan RSUD Ulin Banjarmasin

Baca: Kurir 2 Kilo Sabu Mengaku Hanya Diupah Rp 200 Ribu, Tapi Fakta Sesungguhnya Diungkap BNNP

Baca: Nyasar ke Rumah Warga Batola, Satu Bekantan Kembali Diselamatkan, Evakuasi Minggu Depan

Baca: Ahmad Dhani Tulis Surat Dari Rutan Usai Dijenguk Mulan Jameela, Eks Maia Estianty Tak Jalani Vonis

Sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 39 Tahun 2015 tentang Visa Kunjungan Saat Kedatangan (VKSK/VOA) maka kepada sebanyak 69 negara dapat diberikan fasilitas Visa On Arrival yaitu pemberian visa saat WNA mendarat di pelabuhan/bandar udara pintu masuk wilayah RI).

VOA ini berlaku selama 30 hari dan dapat diperpanjang sebanyak satu kali selama 30 hari yaitu untuk kepentingan antara lain wisata, kunjungan keluarga, sosial dan seni budaya.

VOA/VKSK ini berbeda dengan Bebas Visa Kunjungan (BVK) yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2016 yang berlaku bagi 169 negara yaitu bahwa BVK berlaku untuk 30 hari dan tidak dapat diperpanjang sehingga seseorang WNA pemegang fasilitas BVK harus segera keluar wilayah Indonesia jika masa berlaku visanya sudah berakhirr.

Jika tidak, maka kepadanya akan dikenai denda sebesar Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) setiap hari dan jika tidak mampu, maka kepadanya akan dikenakan Tindakan Deportasi dan namanya dimasukkan ke dalam Daftar Penangkalan (Black List).

Pemegang VOA memiliki kelonggaran untuk tinggal di wilayah Indonesia selama 30 hari dan dapat diperpanjang selama 30 hari lagi. Setelah izin tinggalnya berakhir, berlaku ketentuan sebagaimana ketentuan bagi pemegang fasilitas BVK di atas.

Jika pengantin pria tersebut berminat untuk tinggal menemani isterinya di Indonesia baik tinggal di HST maupun di Bali, yang paling tepat adalah menggunakan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) 1 tahun dengan jaminan isteri yaitu dalam rangka penyatuan keluarga.

Setelah memiliki ITAS, maka ia dapat mengajukan perpanjangan satu tahun lagi dan seterusnya sampai bisa mengubah statusnya menjadi Izin Tinggal Tetap (ITAP seumur hidup) bahkan pada akhirnya bisa mengajukan permohonan menjadi WNI (Naturalisasi).

Menurut data, Per 1 Februari 2019 di Kalimantan Selatan a. Suami WNA/isteri WNI = 7 orang sedangkan b. Isteri WNA/suami WNI = 2 orang.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved