Ruhui Rahayu

Dua Kecamatan Gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan 2020, Begini Usulannya

Dua Kecamatan di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, sukses menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Senin (11/2/2019).

Dua Kecamatan Gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan 2020, Begini Usulannya
Humas Pemkab Tapin
Dua Kecamatan di Kabupaten Tapin menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Senin (11/2/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Dua Kecamatan di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, sukses menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Senin (11/2/2019).

Musrenbang Kecamatan Lokpaikat dan Kecamatan Piani berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Lokpaikat, Jalan Brigjend Hasan Basri, Desa Lokpaikat, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (11/2/2019).

Musrenbang diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, para kepala desa di wilayah Kecamatan Lokpaikat dan Piani, para Kepala Dinas, para Kepala Badan dan para Kepala Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin.

Musrenbang pada 2020 mendatang itu, dibuka Muhammad Yunus, Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Tapin yang bertindak mewakili Bupati Tapin HM Arifin Arpan.

Usai dibuka, Camat Lokpaikat dan Camat Piani bergiliran membacakan usulan hasil Musrenbang 2020 di tingkat Kecamatan untuk dibahas di tingkat Musrenbang Kabupaten Tapin.

Camat Lokpaikat, Fiqri Irmawan mengatakan usulan para Kepala Desa di wilayah Kecamatan Lokpaikat rata-rata menginginkan peningkatan jalan Kabupaten yang melintas wilayah Desa di Kecamatan Lokpaikat.

Dua Kecamatan di Kabupaten Tapin menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Senin (11/2/2019).
Dua Kecamatan di Kabupaten Tapin menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Senin (11/2/2019). (Humas Pemkab Tapin)

Kemudian, para kepala desa juga berharap kepedulian perusahan yang berinvestasi di Kecamatan Lokpaikat tidak hanya mementingkan wilayah desa di ring satu perusahaan.

Menurutnya, usulan kepala desa menginginkan semua desa di wilayah Kecamatan Lokpaikat harus terimbas bantuan perusahaan. Bantuan itu bukan hanya pemberdayaan dan pelatihan saja, melainkan bantuan fisik bagi masyatakat seperti perbaikan jalan kabupaten.

"Di Kabupaten lain seperti Adaro itu membantu ketersediaan sarana air minum dan air bersih bagi masyarakat. Pembinaan karang taruna di desa seperti diberikan bantuan alat drumband di Kabupaten Balangan.

Kemudian pembinaan terhadap kelompok sadar wisata yang dibina Pemerintah Kabupaten Tapin, harus melibatkan bantuan perusahaan. Artinya bantuan perusahaan itu tidak hanya kepada Pemerintah Kabupaten Tapin juga bantuan kepada masyarakat Tapin," katanya.

Sementara, Camat Piani, Muhammad Nor mengatakan usulan yang disampaikan para kepala desa, berkeinginan perencanaan pembangunan pada 2020 itu, peningkatan jalan Kabupaten dan tentunya diharapka jika bendungan Tapin selesai dikerjakan statusnya tentu menjadi jalan provinsi.

Kemudian, para kepala desa ingin penerangan jalan umum, sepanjang 10 kilometer dari ibukota Kecamatan Piani, Desa Miawa hingga lokasi dekat pembangunan bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya.

"Saat ini fokusnya pembangunan pendidikan tingkat SLTA. Dua hektar lahan sudah disiapkan untuk pembangunan gedung tiga ruang kelas belajar dan satu ruang dewan guru di Kecamatan Piani," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved