Berita Kabupaten Banjar

Penjelasan PUPR Terkait Genangan Air di Jalan Perjuangan Sungaisipai

Genangan air di Jalan Perjuangan Sungaisipai Martapura Kabupaten Banjar seringsekali dikeluhkan pengguna jalan.

Penjelasan PUPR Terkait Genangan Air di Jalan Perjuangan Sungaisipai
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Kondisi badan Jalan Perjuangan Sungaisipai Martapura Kabupaten Banjar, air menjorok ke badan jalan sehingga pengendara berhati-hati, Senin (11/2) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURAGenangan air di Jalan Perjuangan Sungaisipai Martapura Kabupaten Banjar seringsekali dikeluhkan pengguna jalan.

Dinas PUPR Kabupaten Banjar melalui Bidang SDA langsung mengecek kondisi di lapangan yang terjadi, Senin (10/2).

Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kabupaten Banjar, Rahmadi mengatakan, pesatnya pembangunan perumahan dan bangunan komersil berdampak pada pengurangan luasan daerah resapan air, kondisi demikian ditambah dengan belum terbangunnya saluran drainase sehingga menimbulkan genangan air baru di permukaan jalan maupun permukiman.

Dia menjelaskan, pada daerah yang telah terbangun saluran drainase, tidak menjamin bebas genangan.

Hal tersebut disebabkan rusaknya atau pemyempitan penampung basah saluran akibat sedimentasi atau lumpur maupun sampah yang mengendap.

“Kendala utama dalam upaya pemeliharaan saluran drainase antara lain pemilik rumah atau pengembang pertokoam tidak menyediakan lubang-lubang yang cukup luas untuk bisa melakukan pembersihan atau penggalian lumpur atau sampah, bahkan sebagian besar menutup seluruhnya saluran drainase yang ada,” katanya, Senin (11/2).

Baca: Pernah Ngamuk Disebut Idap HIV/AIDS, Aura Kasih Syukuran 4 Bulan Hamil Setelah Nikahi Eryck Amaral

Baca: Lion Air Akui Jumlah Penumpang Pesawat Ada Penurunan, Sebut Masih Musim Low Season

Baca: Penampakan Putri Ariel NOAH, Allea Ananta Ketika Bernyanyi, Suara Merdunya Jadi Sorotan

Baca: Tingkah Aneh Rafathar Jumpa Presiden Jokowi, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Ungkap Ini

Dia juga menjelaskan, pembangunan drainase sangat memerlukan dukungan dan partisipasi masyarakat, khususnya ketersediaan tanah karena pihaknya tidak tersedia dana untuk penggantian atau pengadaan tanah, sehingga pembangunan saluran drainase baru dapat dilaksanakan setelah kepastian ketersediaan tanah.

Setelah pihaknya melihat kondisi genangan di Jalan Perjuangan Sungaisipai Martapura Kabupaten Banjar, maka merencanakan sesegeranya melakukan penanganan yakni pada 2020 mendatang.

Rencana penanganan genangan air tersebut dilaksanakan dengan dua pilihan, pertama pembangunan atay rehab saluran drainase dari oprit jembatan irigasi menuju ke sungai jembatan Mentaos Banjarbaru dan pihaknya akan bekoordinasi dengan Pemko Banjarbaru, sedangkan cara kedua adalah pembangunan saluran drainase memotong jalan aspal Perjuangan hingga ke akhir pembuangan.

“Kami mengharapkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran drainase, pembangunn yang menutup saluran drainase agar memberi ruang cukup untuk petugas melaksanakan pembersihan. Masyarakat dapat memberikn tanah untuk pembangunan saluran drainase dan jangan membuang limbah rumah tangga kedalam saluran drainase,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved