Berita HSS

Siswa SDN Kandangan Kota 1 Hibur Para Guru Matraman saat Studi Banding ke HSS

Sejumlah prestasi yang diraih SDN Kandangan Kota 1, baik di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional, menarik minat Kelompok Kerja Guru (KKG)

Siswa SDN Kandangan Kota 1 Hibur Para Guru Matraman saat Studi Banding ke HSS
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
Tari Bamainan Tapih oleh siswi SDN Kandangan Kota 1 dalam rangka menghibur robongan Kelompok Kerja Guru KecamatanMatraman, Kabupaten Banjar yang studi banding Senin (211/2/2019) di HSS. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Sejumlah prestasi yang diraih SDN Kandangan Kota 1, baik di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional, menarik minat Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Gabungan guru dari 22 SD tersebut mengunjungi sekolah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Senin (11/2/2019). Tujuannya, sharing informasi dan tukar pengalaman terkait manajemen sekolah.

Antara lain, pengelolaan administrasi sekolah, pengelolan kelas serta hal lainnya, hingga sekolah tersebut pernah meraih Adiwiyata Nasional pada 2015, dan 2018 tadi kembali menjadi nominator sekolah berwawasan lingkungan.

Kedatangan rombongan pendidik berjumlah 66 orang plus dua pengawas sekolah tersebut disambut hangat Kepsek SDN Kandangan Kota 1, Hartoyo, dewan guru.

Bahkan sambutan hangat diberikan para siswa dengan menampilkan atraksi polisi cilik di halaman sekolah. Selanjutnya tiga siswi menyambut rombongan dengan tarian Baksa Kembang, yaitu tari tradisional ungkapan Selamat Datang, menyambut tamu di Aula sekolah.

Kegiatan penyambutan, juga dipandu MC dari siswa sekolah itu. Selain tari baksa kembang, siswa menghibur para guru dari Kabupaten Banjar tersebut dengan sajian musik panting, serta perform dua siswa menyanyikan lagu Bendera milik group band Cokelat.

Baca: Bule Australia Nikahi Kembang Desa di Kalsel, Ternyata Tidak Terdaftar di Imigrasi, Begini Nasibnya

Baca: Kurir 2 Kilo Sabu Mengaku Hanya Diupah Rp 200 Ribu, Tapi Fakta Sesungguhnya Diungkap BNNP

Baca: Ahmad Dhani Tulis Surat Dari Rutan Usai Dijenguk Mulan Jameela, Eks Maia Estianty Tak Jalani Vonis

Baca: Jadwal Persinga vs Persebaya Surabaya di Piala Indonesia Sudah Ditentukan, Cuma Digelar Satu Leg

Persembahan terakhir, Tari Bamainan Tapih, yang dalam bahasa banjar artinya main-main dengan kain sarung. Penampilan tiga siswi tersebut menarik perhatian, karena tari tersebut terlihat baru dengan gerakan lucu khas anak-anak saat bermain.

Masing-masing penari memegang sarung dari kain sasirangan, dengan lihai memainkan kain tersebut hingga menghasilkan gerakan indah, atraktif dan lucu.

"Ini tarian benar-benar bagus, antara seni, olahraga dan humor, sehingga menghibur. Sangat cocok dibawakan anak-anak,”ungkap salah satu hadirin. Sebelumnya, Kepsek SDN Kandangan Kota 1, Hartoyo menyampaikan, istilah studi banding kurang tepat pada kunjungan itu. Sebab, masing-masing sekolah punya kelebihan dan kekurangan.

“Saya lebih suka kunjungan ini disebut pertemuan silaturahmi dan sharing pengalaman,”katanya.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved